jpnn.com, JAKARTA - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad seorang remaja berinisial AG, 11, yang dilaporkan hilang di Kali Ciliwung, Kampung Melayu, sejak Selasa (21/4).
Korban ditemukan mengapung di perairan Kaliadem setelah terseret arus sejauh belasan kilometer dari titik awal kejadian
BACA JUGA: Pemancing Tenggelam di Sungai Dodokan Ditemukan Meninggal Dunia
“Korban ditemukan di perairan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara hari ini,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya, AKBP Ardhie Demastyo di Jakarta, Kamis
Setelah hilang tenggelam selama dua hari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Pihak keluarga menolak melakukan autopsi dan akan membawa jasad untuk dikuburkan,” katanya.
BACA JUGA: Bocah Tenggelam di Sungai Rawas Ditemukan Meninggal Dunia
Ia mengatakan proses pencarian dilakukan oleh personel Basarnas bersama Tim SAR gabungan sejak beberapa hari. “Jasad korban ditemukan di wilayah perairan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara setelah dilakukan pencarian,” ujar Ardhie.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan jasad korban dievakuasi ke ambulans dan dibawa menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum.
BACA JUGA: Diduga Terpeleset Saat Mandi di Sungai Komering OKU Timur, Siswi SMP Hilang Tenggelam
Upaya pencarian dilakukan pada Kamis ini dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Kali Ciliwung.
Selain itu, petugas melakukan pengamatan visual melalui jalur darat hingga radius 13 KM dari lokasi kejadian.
Desiana mengatakan dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR pencarian korban dinyatakan selesai. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan gabungan yang telah bekerja keras dalam upaya pencarian ini.
“Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi Kantor SAR Jakarta, BPBD DKI Jakarta, Polsek Jatinegara, Polres Jakarta Timur, Damkar Sektor Jatinegara, Polairud Polda Metro Jaya dan elemen SAR lainnya serta masyarakat setempat,” katanya.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




