Industri Logistik Percepat Adopsi Kendaraan Rendah Emisi

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Upaya mendorong sektor logistik yang lebih ramah lingkungan semakin mendapat perhatian, seiring meningkatnya tekanan global untuk menurunkan emisi karbon.

Sustainability Report 2025 yang dirilis oleh perusahaan logistik berbasis platform, Lalamove, mencatat lebih dari 60% pesanan di China telah dilayani menggunakan kendaraan energi baru, melampaui target internal yang sebelumnya ditetapkan untuk 2028. Pada segmen kendaraan van, angkanya mencapai 67%.

Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, mengatakan percepatan adopsi kendaraan rendah emisi menjadi bagian dari upaya menekan dampak lingkungan dari operasional logistik. 

“Secara global, penggunaan kendaraan energi baru telah melampaui target yang ditetapkan lebih awal. Ini menjadi salah satu langkah untuk mengurangi emisi dari aktivitas pengiriman yang terus meningkat,” ujarnya. 

Baca Juga : PLTS 100 GW dan Ekosistem Kendaraan Listrik Jadi Motor Baru Ekonomi Hijau

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan emisi dari aktivitas operasional mitra pengemudi, yang selama ini menjadi kontributor utama jejak karbon perusahaan.

Selain melalui peningkatan penggunaan kendaraan rendah emisi, efisiensi operasional juga didorong melalui optimalisasi sistem pencocokan pesanan dan rekomendasi rute.

Meski demikian, transformasi menuju logistik hijau masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk ketersediaan infrastruktur kendaraan listrik, biaya investasi awal, serta kesiapan ekosistem pendukung di berbagai negara berkembang.

Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi kendaraan energi baru atau new energy vehicles (NEV) mulai dipandang sebagai salah satu solusi untuk menekan emisi, terutama dalam kategori emisi tidak langsung (Scope 3) yang kerap mendominasi jejak karbon perusahaan logistik.

Selain itu, pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi rute dan mengurangi perjalanan tanpa muatan juga dinilai berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi per pengiriman.

Selain aspek lingkungan, laporan tersebut juga menyinggung upaya lain seperti peningkatan standar keselamatan operasional dan penguatan perlindungan data.

Namun, dorongan terhadap pengurangan emisi dan efisiensi logistik menjadi salah satu fokus utama yang semakin mendapat perhatian dalam strategi bisnis perusahaan logistik global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertemuan Tertutup Menhan-Purnawirawan TNI, Izin Lintas Udara Militer AS Ikut Dibahas
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Pemprov Sulsel Siapkan 25 Ekor Sapi Kurban Presiden, Ini Syarat Bobotnya
• 26 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Pengembangan Kasus Samin Tan, Kejagung Jerat 3 Tersangka Baru
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Hotel Borobudur Jakarta Hidupkan Kejayaan Jalur Rempah Ternate dan Tidore
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jumat Siang, Jalur Tuban-Lamongan Belum Pulih Setelah Macet Akibat Truk Terperosok
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.