Tak Hanya Beberkan Penyebab Utama Tingginya Populasi Ikan Sapu-sapu, KDM Bocorkan Sejumlah Langkah Taktis Mengembalikan Ikan Endemik

tvonenews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jabar, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM tak hanya beberkan penyebab Utama tingginya populasi ikan sapu-sapu di berbagai wilayah. KDM juga bocorkan sejumlah Langkah taktis mengembalikan habitat ikan endemik.

KDM menilai, bahwa tingginya populasi ikan sapu-sapu di berbagai wilayah bukan sekadar fenomena alam biasa. 

Bahkan kata dia, kondisi itu menjadi indikator biologis yang menandakan kualitas air sungai telah tercemar.

KDM juga menyenbutkan, bahwa dominasi spesies ini menjadi sinyal mengerikan atas ketidakseimbangan alam sungai. Ikan pemakan alga tersebut hanya akan merajai ekosistem perairan yang telah mengalami pencemaran berat. Ikan endemik lainnya menjadi tidak mampu bertahan hidup.

"Jadi kalau sungai mengalami penurunan kualitas, maka sungai yang hidup hanya sapu-sapu. Di mana pun ada air yang tercemar, di situ pasti ikan sapu-sapu akan merajai," jelas Dedi Mulyadi di Bandung, Jawa Barat, seperti dikutip pada Kamis (23/4/2026).

Kemudian orang nomor satu di Jabar itu juga menegaskan kemampuan adaptasi ikan sapu-sapu di air kotor telah menciptakan monopoli habitat yang mematikan bagi ikan lokal. Kondisi sungai yang buruk, kata dia, justru menjadi ruang bagi spesies ini untuk berkembang biak secara masif tanpa kompetisi.

"Ikan sapu-sapu untuk seluruh daerah ya ambil saja, tangkap saja. Sapu-sapu itu kan tumbuh manakala sungainya sudah mengalami penurunan kualitas," ujar Dedi Mulyadi.

Selain itu, KDM menyampaikan, bahwa pembersihan fisik ikan sapu-sapu tidak akan menyelesaikan masalah secara permanen tanpa adanya perbaikan fundamental pada kualitas air. Ia membeberkan dua langkah taktis yang harus berjalan secara beriringan untuk mengembalikan habitat ikan endemik.

"Jadi kalau ingin menghilangkan sapu-sapu ada dua hal. Pertama, sapu-sapunya harus diangkat. Kedua, kualitas airnya harus diperbaiki agar ikan endemiknya hidup lagi," ujar KDM.

Meskipun menghadapi tantangan degradasi lingkungan yang serius, Dedi mengapresiasi langkah proaktif masyarakat Jawa Barat yang mulai bergerak melakukan normalisasi ekosistem secara swadaya. Di berbagai titik, warga secara mandiri telah melakukan penangkapan ikan sapu-sapu untuk menekan dominasi spesies tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lama Ditunggu, DeepSeek Akhirnya Rilis Model AI Baru
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Target Produksi Gula 3,04 Juta Ton pada 2026, Pemerintah Optimistis Swasembada Tercapai
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Perdamaian Myanmar, Soroti Syarat Ketat Pemilu Inklusif
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Reza Rahadian Sambut Positif Cinema XXI Izinkan Penonton Bawa Tumbler ke Bioskop
• 32 menit lalukumparan.com
thumb
Polisi Tangkap Empat Begal Pemotor di Gunung Sahari, Barang Bukti Celurit Disita
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.