Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Wamentan: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan cadangan beras pemerintah (CBP) kini mencapai lebih dari 5 juta ton. Jumlah ini disebut mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. 

“Tertinggi sepanjang sejarah, tertinggi sepanjang Bulog ada dan tertinggi sepanjang Republik ini berdiri,” kata Sudaryono, Jumat (24/4/2026).

Untuk memastikan akurasi data dan kondisi di lapangan, ia telah meninjau sejumlah titik penyimpanan dan area produksi, termasuk di Karawang, Jawa Barat.

“Tadi saya sudah keliling dengan kawan-kawan semua, termasuk Pak Mentan Andi Amran Sulaiman di Karawang, kita memastikan dan mengecek secara langsung hasil dan juga kondisi cadangan beras kita yang disimpan di Gudang Bulog,” ujarnya.

Dalam pengecekan tersebut, Sudaryono juga memeriksa mutu beras secara acak, termasuk meminta karung yang masih tersegel dibuka untuk melihat kualitas komoditas yang tersimpan.

Ia memastikan stok beras dalam kondisi baik, termasuk yang sudah tersimpan selama berbulan-bulan hingga satu tahun.

“Tadi kita cek kualitasnya bagus, ada yang satu tahun, ada yang enam bulan, semua dalam keadaan baik, tidak ada kutunya. Saya sudah cek random semua, dan yang disegel juga saya minta dibuka,” kata dia.

Menurut Sudaryono, cadangan beras itu tak hanya berfungsi sebagai buffer nasional, tetapi juga akan digunakan untuk mendukung program bantuan pangan bagi masyarakat. Dalam skema tersebut, Bulog dinilai berperan penting menjaga pasokan sekaligus menstabilkan harga beras.

“Ini Insya-Allah in-out (first in, first out) untuk disalurkan (sebagai) bantuan pangan. Jadi Bulog prima dalam menyimpan cadangan beras pemerintah,” ujarnya.

Dari sisi produksi, ia juga menyoroti tren positif sektor pertanian nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras sepanjang 2025 mencapai 34,69 juta ton atau naik 4,07 juta ton dibanding tahun sebelumnya, setara pertumbuhan 13,29 persen.

Peningkatan itu disebut didorong oleh meluasnya areal panen serta kebijakan penguatan sektor pertanian yang terus dijalankan pemerintah.

“Selamat untuk pertanian, selamat untuk petani Indonesia. Prestasi ini harus kita jaga dan pertanggungjawabkan dengan baik di hadapan seluruh rakyat Indonesia,” kata Sudaryono. (nba)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Strategi Kementan Hadapi Ancaman Kemarau Panjang: Pompanisasi-Jaga Pasokan Pupuk
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Mendagri Minta Pemda Optimalkan APBD dan Kendalikan Inflasi
• 8 jam laludisway.id
thumb
Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK, Ustadz Khalid Basalamah: Kami Korban!
• 18 jam laluokezone.com
thumb
PKB Sambut Positif Usulan KPK agar Capres Harus Kader Partai
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Diperiksa KPK, Khalid Basalamah Mengaku Tak Pernah Interaksi dengan Yaqut
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.