HARIAN FAJAR, MAKASSAR — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar, panitia memastikan seluruh persiapan telah mencapai tahap akhir.
Agenda penting konsolidasi partai ini dijadwalkan berlangsung pada 25 April 2026.
Ketua Panitia Muscab, Syam, menyebut kesiapan panitia kini telah menyentuh angka 99 persen.
“Alhamdulillah, persiapan sudah hampir sempurna. Kami juga telah menggelar rapat pemantapan, dan panitia sudah mulai standby di hotel,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Makassar juga berjalan lancar.
Dari hasil verifikasi dan pertemuan terakhir, hampir seluruh PAC menyatakan kesiapan untuk hadir. “Kehadiran PAC mencapai 99 persen. Ini menunjukkan antusiasme kader cukup tinggi,” bebernya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Makassar, Muh Akbar Yusuf, menyampaikan refleksi atas masa kepemimpinannya yang segera berakhir.
Akbar Yusuf mengaku bersyukur dapat menyelesaikan periode lima tahun bersama jajaran pengurus.
“Tidak terasa lima tahun kita lewati bersama membesarkan PPP di Kota Makassar. Dan hari ini kita melihat hasilnya, kita tetap solid,” ujarnya.
Menjelang Muscab, dinamika dukungan dari PAC mulai mengemuka. Sejumlah kader disebut menginginkan keberlanjutan kepemimpinan Akbar Yusuf.
Namun, ia menegaskan mekanisme pemilihan di PPP tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui sistem formatur yang ditentukan oleh DPW dan DPP.
“Saya sebagai kader menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan di atas. Dukungan teman-teman tentu menjadi pertimbangan, tapi keputusan ada di formatur,” jelasnya.
Ia juga membuka peluang munculnya figur lain dalam bursa calon ketua. Menurutnya, PPP Makassar memiliki banyak kader potensial, termasuk dari kalangan anggota DPRD kota maupun provinsi.
“Semua kader punya kapasitas. Dari lima anggota fraksi di DPRD Makassar hingga perwakilan di provinsi, semuanya layak. Yang terpenting adalah bagaimana bersama-sama membesarkan partai ke depan,” katanya.
Menghadapi Pemilu 2029, Akbar Yusuf mengungkapkan target ambisius partainya, yakni meraih kursi pimpinan DPRD Kota Makassar.
Pada Pemilu 2024 lalu, PPP Makassar berhasil mempertahankan lima kursi di tengah penurunan perolehan kursi sejumlah partai menengah lainnya.
“Ke depan, mimpi besar kami adalah membawa PPP Makassar menjadi pimpinan DPRD. Ini bukan soal pribadi, tapi target kepartaian,” tegasnya.
Muscab PPP Makassar dipandang menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi partai ke depan, terutama dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. (ams)





