Satu lagi kapal induk Amerika Serikat (AS), USS George H.W. Bush, telah tiba di kawasan Timur Tengah. USS George H.W. Bush menjadi kapal induk ketiga AS yang kini beroperasi di kawasan tersebut.
Kedatangan kapal induk ketiga AS ini, seperti dilansir AFP dan Anadolu Agency, Jumat (24/4/2026), diumumkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di kawasan Timur Tengah, pada Kamis (23/4) waktu setempat.
CENTCOM, dalam pernyataan via media sosial X, melaporkan bahwa USS George H.W. Bush berlayar "di Samudra Hindia di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS pada 23 April". CENTCOM menyertakan foto kapal induk AS tersebut, dengan jet tempur memenuhi bagian dek kapal.
Kapal induk kelas Nimitz itu berangkat dari Pangkalan Angkatan Laut Norfolk di Virginia, AS, pada akhir Maret lalu, dan mencapai kawasan tersebut setelah mengarungi Tanjung Harapan.
Setiap kapal induk AS berlayar dengan didampingi kelompok kapal perang dalam jumlah besar sebagai pendukung. Dalam hal ini, USS George H.W. Bush didampingi oleh sejumlah kapal perusak militer AS, USS Mahan dan USS Winston S. Churchill.
Ditambahkan oleh CENTCOM bahwa satu kapal induk AS lainnya, USS Gerald R. Ford, beroperasi di Laut Merah pada Kamis (23/4) waktu setempat. USS Gerald R. Ford, yang merupakan kapal induk terbesar di dunia, sempat berlayar ke Kroasia untuk menjalani perbaikan beberapa pekan lalu, setelah dilanda kebakaran pada ruang laundry kapal pada 12 Maret lalu. CENTCOM menegaskan bahwa kapal induk AS tersebut telah kembali beroperasi.
Satu kapal induk AS lainnya, USS Abraham Lincoln, sebut CENTCOM dalam pernyataannya, juga berada di kawasan tersebut, tepatnya di Laut Arab bagian utara.
(nvc/whn)





