Jakarta: JPMorgan Asset & Wealth Management resmi merilis laporan strategis bertajuk "Pandora’s Box: The Global Energy Shock of 2026" yang dipublikasikan pada 21 Maret 2026.
Dalam laporan tersebut, Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara dengan tingkat ketahanan energi tertinggi di dunia, tepat di bawah Afrika Selatan yang menempati urutan pertama.
Laporan tersebut menyoroti sejumlah negara yang dinilai memiliki ketahanan energi lebih kuat di tengah krisis pasokan energi dunia akibat penutupan Selat Hormuz di Timur Tengah, sebagai dampak perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Laporan ini menganalisis 52 negara konsumen energi terbesar yang mewakili sekitar 82 persen konsumsi energi dunia. Lantas, mengapa Indonesia dan Afrika Selatan terpilih untuk menempati urutan teratas? Berikut penjelasannya!
Afrika Selatan dan Indonesia Tempati Urutan Teratas
Ilustrasi. Foto: dok Koaksi Indonesia.
Afrika Selatan menempati urutan pertama dengan skor yang cukup tinggi, 79 persen. Menurut analisis JPMorgan, ketahanan Afrika Selatan dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya dominasi penggunaan batu bara produksi dalam negeri yang mencapai sekitar 75 persen dari kebutuhan energi nasional.
Sementara itu, Indonesia menempati urutan kedua dengan skor ketahanan energi mencapai 77 persen. Skor tinggi ini didorong oleh kekuatan sumber daya domestik yang melimpah.
Sebagai salah satu produsen gas alam dan eksportir batu bara termal terbesar di dunia, Indonesia memiliki bantalan kuat sehingga terlindungi dari guncangan pasokan global. Selain itu, tingkat ketergantungan impor energi Indonesia yang relatif rendah semakin memperkuat penilaian ini.
Di sisi lain, sejumlah negara maju seperti Jepang, Italia, Korea Selatan, hingga Singapura justru dinilai paling rentan terhadap guncangan energi. Hal tersebut akibat tingginya ketergantungan impor terhadap minyak dan gas, ditambah ketidakpastian distribusi energi Selat Hormuz yang saat ini masih terhambat.
Meski mendominasi peringkat atas, JP Morgan memberikan catatan penting bagi Indonesia untuk tidak terlena pada bahan bakar fosil. Laporan tersebut menekankan pentingnya percepatan transisi menuju Energi Baru Terbarukan (EBT) guna mempertahankan skor ketahanan ini di masa mendatang.
Baca Juga:
Indonesia Jadi Negara Paling Kuat Hadapi Krisis Energi Global Negara dengan Ketahanan Energi Tertinggi Berikut sepuluh daftar negara dengan ketahanan energi tertinggi di dunia:
- Afrika Selatan - 79 persen
- Indonesia - 77 persen
- Tiongkok - 76 persen
- Amerika Serikat - 70 persen
- Australia - 68 persen
- Swedia - 66 persen
- Pakistan - 65 persen
- Rumania - 64 persen
- Peru - 63 persen
- Kolombia - 60 persen




