PAD Pekanbaru Naik Tajam, Walkot Ungkap Sejumlah Terobosan yang Dilakukan

detik.com
13 jam lalu
Cover Berita
Pekanbaru -

Pemerintah Kota Pekanbaru terus melakukan terobosan dan berbagai inovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Ini terbukti, di tengah tekanan fiskal dan efisiensi anggaran PAD di Kota Bertuah justru naik tajam.

Berbagai terobosan itu diungkap langsung Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Pria yang akrab disapa Agung Kencana ini pun mengungkap berbagai terobosan yang jadi sumber kenaikan PAD.

"Prinsipnya kita tingkatkan pelayanan dulu ke masyarakat, ke wajib pajak. Karena kan masyarakat mau bayar pajak dengan lebih mudah, tidak ribet," kata Agung Nugroho di Pekanbaru, Jumat (24/4/2026).

Baca juga: Walkot Pekanbaru Integrasikan Bantuan Pangan dan Cek Kesehatan Gratis

Terobosan lain adalah dengan memberikan kemudahan dan diskon pajak PBB. Terbukti, masyarakat justru semakin ramai membayar pajak dan meningkat drastis dari periode tahun yang sama.

Agung juga meminta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP mempermudah perizinan. Tak hanya itu saja, Agung minta perizinan bisa terbit dalam waktu singkat tanpa ribet.

"Contoh pajak PBG (persetujuan bangunan gedung). Kalau izin dipermudah, dipercepat ya pasti antusias orang ngurus. Terbukti di tahun ini warga patuh untuk bayar pajak, intinya pelayanan dimaksimalkan agar masyarakat tidak malas bayar pajak," kata Agung.

Selain itu, ada juga kenaikan pajak opsen, reklame, hotel, restoran dan pajak lainnya. Terbukti PAD Kota Pekanbaru naik drastis sejak kepemimpinan Agung Nugroho.

Baca juga: Walkot Pekanbaru Wajibkan ASN & Non-ASN Pilah Sampah Rumah Tangga

"PAD kita kenaikan cukup signifikan. Jadi jika dibandingkan periode yang sama, di tahun 2025 naik drastis. Dari Rp 800-an miliar menjadi Rp 1,2 triliun," kata Agung yang juga Ketua Demokrat Riau tersebut.

Terpenting, kata Agung, pajak-pajak yang dibayarkan wajib dirasakan masyarakat. Salah satunya dengan perbaikan sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum yang selama ini jadi keluhan masyarakat.

"Pajak itu juga harus dirasakan masyarakat. Makanya ada perbaikan jalan, infrastruktur, fasilitas umum, kebersihan yang semuanya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Masyarakat tentu ingin pajak yang dibayar itu juga mereka rasakan," kata Agung.




(anl/ega)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Upayakan Jeda Kemanusiaan di Papua Demi Redam Konflik
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Damkar Semarang Laporkan DC Pinjol yang Buat Aduan Kebakaran Palsu
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkot Bandung Targetkan Akhiri Open Dumping di TPA Sarimukti pada Akhir 2026
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo dan Kapolri Bicara 4 Mata di Hambalang, Ini yang Dibahas
• 4 jam laludetik.com
thumb
Rupiah menguat seiring posisi kuat APBN hadapi dampak konflik AS-Iran
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.