Banjarbaru: Sebanyak 360 calon haji Provinsi Kalimantan Selatan, yang tergabung dalam kloter 1 asal Kota Banjarmasin resmi bertolak menuju Tanah Suci, Makkah. Dari rombongan itu, tiga calon haji Kloter BDJ-01 batal berangkat karena sakit dan demensia.
Pemberangkatan jemaah Kloter BDJ-01 dari Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, pukul 00.45 Wita, Jumat, 24 April 2026. Keberangkatan ini sedikit mengalami keterlambatan dari jadwal karena proses pelepasan jemaah dari embarkasi menggunakan 10 bus ke bandara.
Baca Juga :
Kloter Pertama Haji Bengkulu Berangkat, Jemaah Dapat Batik Besurek"Total yang masuk kategori Risti sebanyak 179 orang dari total 360 calon haji kloter pertama. Juga 64 persen di antaranya adalah lansia berusia 60 tahun ke atas," ungkap Aldiya.
Dia menekankan perlunya pengawasan ekstra, khususnya bagi jemaah risti dan lanjut usia ini. Sementara itu, tiga calon haji batal berangkat atau ditunda karena sakit.
"Ada pergeseran manifest jemaah akibat kendala kesehatan mendadak. Sebanyak tiga kursi di Kloter BDJ-01 harus diisi oleh jemaah pengganti dari Kabupaten Banjar," ungkap dia.
Calon jemaah haji asal Indonesia tiba di Madinah. Foto: Antara
Gubernur Kalsel, Muhidin saat pelepasan jemaah kloter 01 Banjarmasin di embakarkasi haji Syamsudin Noor menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik, terutama saat berada di Madinah dan Mekkah sebelum puncak haji (Wukuf).
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalsel, Eddy Khairani, mengatakan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M pada Embarkasi Banjarmasin akan memberangkatkan 6.822 calon haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Tercatat jumlah calon haji asal Kalimantan Selatan yang diterima sebanyak 5.187 orang, yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Sementara itu, jemaah asal Kalimantan Tengah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin berjumlah 1.559 orang, yang terbagi dalam 5 kloter. (MI/DY)




