Kronologi Kasus Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di Medan, Awalnya Didiagnosis Miom hingga Pasien Alami Infeksi

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Baru-baru ini viral kasus dugaan malpraktik angkat rahim di Medan. Kasus itu menyeruak ke publik usai keluarga pasien Mimi Maysarah (48) menuding adanya prosedur pengangkatan rahim tanpa izin pasien.

Tak hanya itu, melalui kuasa hukumnya, Mimi juga melayangkan somasi terhadap pihak rumah sakit yakni Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Sumatera Utara. Ia merasa rahimnya diangkat tanpa persetujuan keluarga.

Meski begitu, pihak rumah sakit langsung memberi klarifikasi tegas. Mereka menyebut tindakan yang dilakukan tersebut sudah sesuai prosedur. Lantas bagaimana kronologi kasus dugaan malpraktik angkat rahim di Medan? Simak penjelasannya.

Kronologi Kasus Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di Medan

Kasus dugaan malpraktik di Kota Medan itu muncul setelah keluarga pasien Mimi Maysarah (48) menuding adanya operasi pengangkatan rahim tanpa persetujuan. Kuasa hukum Mimi, Ojahan Sinurat membeberkan kronologi kejadian itu bermula saat kliennya didiagnosis mioma uteri pada (13/01/2026).

Mimi didagnosis miomi setelah menjalani pemeriksaan ultrasonografi (USG). Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan, pasien akhirnya menjalani operasi pada (20/02/2026).

Setelah dioperasi, keluarga sempat menanyakan apakah rahim pasien diangkat. Namun, asisten dokter disebut menyatakan tidak dan hanya menunjukkan jaringan hasil operasi dalam sebuah toples kecil.

Alih-alih membaik, kondisi pasien malah memburuk setelah pulang ke rumah. Mimi harus menjalani perawatan berulang kali lantaran luka operasinya mengalami infeksi dan bernanah.

Terkait hal itu, keluarga Mimi pun tak terima hingga melayangkan somasi kepada kepada Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Sumatera Utara pada Kamis (16/4/2026). Sayangnya, hingga beberapa hari kemudian, somasi itu tak mendapat tanggapan. “Kami minta pertanggungjawaban kenapa diangkat rahim tanpa persetujuan, dan bagaimana pengobatan selanjutnya,” ujar Ojahan, Kamis (23/4/2026) dilansir dari Tribunnewsbogor.com.

 

Terungkap saat Dirujuk ke RS Lain

Pasien meminta dirujuk ke RS Haji lantaran kondisinya tak kunjung membaik. Di sana, dokter menemukan hasil patologi anatomi yang menunjukkan kanker, bukan miom.

“Akhirnya diketahui bahwa rahim ibu sudah tidak ada. Kagetlah keluarga,” kata Ojahan.

Diagnosis lanjutan juga menyebut bahwa kondisi pasien telah mengarah ke kanker stadium 3B. Pasien lantas di rujuk di rumah sakit lain karena keterbatasan fasilitas pengobatan kanker.

Klarifikasi Pihak Rumah Sakit

Kepala Bagian Umum dan SDM RSU Muhammadiyah Sumut, Ibrahim Nainggolan, menegaskan tidak ada tindakan medis tanpa persetujuan pasien atau keluarga. Ia menyebut sejak awal, pasien telah mendapat edukasi bahwa operasi miom dengan ukuran tertentu berpotensi mengharuskan pengangkatan rahim.

“Karena ini ukurannya 7 x 8 cm, sehingga ini akan menyentuh, termasuk mengangkat rahim. Semua tahapan sudah dilalui, termasuk persetujuan dan rekam medik,” kata Ibrahim dilansir dari Kompas.com.

Menurut Ibrahim, pada kunjungan pertama keluarga sempat menolak operasi. Namun pada kunjungan berikutnya, keluarga pasien menyatakan persetujuan setelah kondisi pasien memburuk.

Terkait somasi yang dilayangkan pihak keluarga, pihak rumah sakit menyebut bahwa hingga kini mereka masih mengumpulkan data dan informasi.

“Tidak mungkin somasi bisa langsung dijawab, karena perlu data yang utuh,” ujar Ibrahim.

Demikianlah kronologi kasus dugaan malpraktik angkat rahim di Medan. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Industri Logistik Percepat Adopsi Kendaraan Rendah Emisi
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Dugaan Ancaman Anak di Kursus Bahasa Inggris Kelapa Gading Diselidiki Polda Metro Jaya
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Komnas HAM: Kasus Benhil Gambaran Kerentanan PRT
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BI Siapkan QRIS Antarnegara ke China, India, hingga Arab Saudi
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Laba Operasional Hyundai Anjlok 30 Persen pada Kuartal I-2026, Tertekan Tarif Trump
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.