Trump Beri Perintah Hancurkan Kapal Iran yang Pasang Ranjau di Selat Hormuz: Tak Boleh Ragu

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Sebuah kapal tanker berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Pulau Qeshm, Iran, Sabtu, 18 April 2026. (Sumber: AP Photo/Asghar Besharati)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan penembakan dan penghancuran kapal Iran yang pasang ranjau di Selat Hormuz.

Perintah pada Kamis (23/4/2026) itu ditujukannya kepada Angkatan Laut AS, yang saat ini tengah melakukan blokade terhadap Iran.

Perintah tersebut bisa membahayakan gencatan senjata yang saat ini dilakukan kedua negara.

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel dan Lebanon Diperpanjang 3 Minggu, Ini Reaksi Kedua Negara

Trump juga mengatakan bahwa militer AS akan meningkatkan upaya untuk menyingkirkan bahan peledak dari jalur perairan strategis tersebut.

“Saya telah memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk menembak dan menghancurkan setiap kapal, sekecil apa pun kapal itu (semua kapal angkatan laut mereka, 159 unit, berada di dasar laut!), yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz,” katanya di media sosial Truth dikutip dari Al-Jazeera.

“Tak boleh ada keraguan. Sebagai tambahan, kapal penyapu ranjau kami sedang membersihkan selat saat ini. Dengan ini saya memerintahkan agar kegiatan tersebut dilanjutkan, tetapi dengan intensitas tiga kali lipat,” tambah Trump.

Pejabat Iran berulang kali berjanji negara mereka akan mempertahankan diri, dan merespons semua serangan AS.

Selat Hormuz, yang merupakan jalur perairan penting bagi pasokan minyak dan gas alam cair global, telah menjadi poin penting dalam perang ini.

Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons kampanye militer Israel-AS.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Al-Jazeera

Tag
  • donald trump
  • kapal iran
  • ranjau
  • selat hormuz
  • penghancuran kapal iran
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemhan Tegaskan Selat Malaka Merupakan Jalur Lintas Internasional
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Era Prediksi Makin Canggih tapi Bisnis Masih Sulit Ambil Keputusan, Ini Kata Guru Besar BINUS Prof. Tuga Mauritsius
• 4 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kronologi HRV Tabrak Depot Air Isi Ulang di Jakbar, Pengemudi Lansia Salah Injak Gas
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Bareskrim Tangkap Istri dan Anak Bandar Narkoba Ko Erwin di NTB
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Undang-Undang PRT Disahkan: Mengakhiri Invisibilitas, Menguji Keseriusan Negara
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.