WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan penembakan dan penghancuran kapal Iran yang pasang ranjau di Selat Hormuz.
Perintah pada Kamis (23/4/2026) itu ditujukannya kepada Angkatan Laut AS, yang saat ini tengah melakukan blokade terhadap Iran.
Perintah tersebut bisa membahayakan gencatan senjata yang saat ini dilakukan kedua negara.
Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel dan Lebanon Diperpanjang 3 Minggu, Ini Reaksi Kedua Negara
Trump juga mengatakan bahwa militer AS akan meningkatkan upaya untuk menyingkirkan bahan peledak dari jalur perairan strategis tersebut.
“Saya telah memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk menembak dan menghancurkan setiap kapal, sekecil apa pun kapal itu (semua kapal angkatan laut mereka, 159 unit, berada di dasar laut!), yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz,” katanya di media sosial Truth dikutip dari Al-Jazeera.
“Tak boleh ada keraguan. Sebagai tambahan, kapal penyapu ranjau kami sedang membersihkan selat saat ini. Dengan ini saya memerintahkan agar kegiatan tersebut dilanjutkan, tetapi dengan intensitas tiga kali lipat,” tambah Trump.
Pejabat Iran berulang kali berjanji negara mereka akan mempertahankan diri, dan merespons semua serangan AS.
Selat Hormuz, yang merupakan jalur perairan penting bagi pasokan minyak dan gas alam cair global, telah menjadi poin penting dalam perang ini.
Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons kampanye militer Israel-AS.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Al-Jazeera
- donald trump
- kapal iran
- ranjau
- selat hormuz
- penghancuran kapal iran





