Jakarta, tvOnenews.com — Kebakaran melanda tempat pembuangan sampah ilegal di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (24/4/2026). Api diduga berasal dari tumpukan material bangunan bekas yang mudah terbakar, dan hingga kini petugas masih melakukan proses pemadaman serta pendinginan.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0502 Jakarta Utara, Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, menjelaskan bahwa lokasi tersebut merupakan tempat pembuangan material sisa bangunan seperti kayu, plastik, dan berbagai barang bekas lain yang mudah terbakar.
- tvOnenews/Julio Trisaputra
Menurutnya, penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima perintah untuk melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada lagi api maupun asap di lokasi. Petugas gabungan dari TNI, pemadam kebakaran, serta aparat wilayah langsung dikerahkan ke tempat kejadian.
“Setelah kami cek di lokasi, apabila masih ada api atau asap, kami segera lakukan pemadaman. Kami langsung berkoordinasi dengan damkar setempat, Danramil, serta pihak kelurahan dan kecamatan untuk menuju lokasi,” ujarnya saat berada di lokasi.
- tvOnenews/Julio Trisaputra
Hingga saat ini, proses pemadaman masih terus berlangsung. Petugas juga melakukan penyiraman secara intensif guna meminimalisir kepulan asap yang berpotensi mengganggu lingkungan sekitar.
Ia mengungkapkan, kendala utama di lapangan adalah kondisi tumpukan material yang bercampur dan menumpuk cukup tebal. Meski bagian atas sudah berhasil dipadamkan, api masih menyala di bagian bawah tumpukan.
- tvOnenews/Julio Trisaputra
“Bagian atas sudah padam, tetapi di bagian bawah masih terdapat api yang belum terjangkau sepenuhnya, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk proses pemadaman,” jelasnya.
Selain itu, cuaca panas pada hari kejadian turut menjadi faktor yang memperparah kondisi kebakaran. Suhu tinggi membuat material kering lebih mudah terbakar dan mempercepat penyebaran api serta asap.
Terkait penyebab kebakaran, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya gesekan atau pergeseran material, khususnya kayu, yang memicu munculnya percikan api.




