LOMBOK TENGAH, KOMPAS.TV - Buat geger warga sekitar, seorang batita berusia 2 tahun ditemukan berada di atap rumah.
Diduga karena lepas dari pengawasan orang tua, petualangan bocah berusia dua tahun itu berakhir dengan tangisan histeris di atap rumahnya di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kondisi tersebut sontak membuat keluarga panik, lantaran anak laki-laki itu terlihat menangis ketakutan dan tidak bisa turun dari atap rumah.
Peristiwa ini juga menarik perhatian warga sekitar yang segera datang untuk membantu proses evakuasi. Dengan bantuan keluarga, bocah tersebut akhirnya berhasil diturunkan dalam keadaan selamat.
Baca Juga: Geger! Bocah 2 Tahun di Lombok Tengah Ditemukan di Atap Rumah, Keluarga Panik | BERUT
Menanggapi kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Gonjak, Aipda Ahmad Samsul Haki, mengingatkan para orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak.
"Dan kami langsung memberikan edukasi kepada ibunya untuk lebih berhati-hati dan menjaga anaknya. Karena usia segitu anak lagi aktif-aktifnya," ujar Ahmad dikutip dari YouTube KompasTV, Jumat (24/4/2026)
Ia juga menambahkan bahwa orang tua perlu pengawasan ekstra terhadap anaknya mengingat rasa ingin tahunya bagitu tinggi.
Ditambah usianya yang baru menginjak 2 tahun membuat anak cenderung lebih aktif, sehingga pengawasan orang tua menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.
"Karena kita tidak tahu keaktifan anak kita itu seperti apa supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua agar selalu memperhatikan aktivitas anak, terutama di usia dini, guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
Penulis : Mareta Galuh Ayuningtyas Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- lombok
- seorang anak
- atap rumah
- lepas dari pengawasan orang tua
- edukasi
- batita





