Gegara Kebijakan Trump, Supporter Berisiko Ditahan Amerika Serikat Saat Piala Dunia 2026

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sejumlah kelompok advokasi mengeluarkan peringatan perjalanan bagi pengunjung yang akan menghadiri acara dari Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat. Mereka memperingatkan potensi penahanan sewenang-wenang, deportasi, serta berbagai risiko pelanggaran hak asasi manusia.

National Association for the Advancement of Colored People (NAACP) hingga American Civil Liberties Union (ACLU) menyoroti kebijakan pengetatan imigrasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Baca Juga: Ini Kata Trump Soal Opsi Penggunaan Bom Nuklir Amerika Serikat di Iran

Menurut mereka, penggemar, pemain, jurnalis dan pengunjung lainnya berpotensi menghadapi profiling rasial, pemeriksaan perangkat elektronik hingga perlakuan tidak manusiawi jika ditahan di fasilitas imigrasi dari Washington.

Kelompok imigran, minoritas ras dan etnis, serta individu lainnya disebut sebagai pihak yang paling rentan terhadap risiko tersebut.

American Civil Liberties Union dalam hal ini mendesak adanya tindakan dari FIFA. Menurutnya lembaga tersebut bisa menggunakan pengaruhnya guna menekan pemerintah agar menjamin perlindungan hak asasi manusia selama turnamen berlangsung.

"FIFA memiliki pengaruh besar saat ini untuk menekan pemerintah agar menghormati hak asasi setiap orang yang datang dan terlibat dalam turnamen," kata ACLU.

FIFA sendiri menyatakan komitmennya terhadap perlindungan hak asasi manusia sesuai dengan statuta organisasi.

"FIFA berkomitmen untuk menghormati semua hak asasi manusia yang diakui secara internasional dan akan terus mendorong perlindungan hak tersebut," demikian pernyataan resmi dari FIFA.

Kelompok advokasi menyarankan para pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan serta menyiapkan rencana darurat selama berada di Amerika Serikat. Peringatan ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya perhatian global terhadap isu hak asasi manusia dan kebijakan imigrasi.

Sebelumnya, Amnesty International juga memperingatkan bahwa penyelenggaraan turnamen berisiko menyimpang dari janji awal sebagai ajang yang aman dan inklusif.

Baca Juga: Trump Marah, Sekutu Amerika Serikat Diancam Tarif Besar Gegara Pajak Digital

Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada. Ia memiliki total pertandingan yang digelar hingga 104. 11 Kota Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah, termasuk East Rutherford, New Jersey.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Scroll Medsos Sambil Rebahan, Ini Kata Ahli Soal Tren Bed Rotting
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Enau Tutup Tur “Ngamen Sesi Potret 2026” dengan Aksi 8 Jam Tanpa Henti
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Prabowo dan Kapolri Bicara 4 Mata di Hambalang, Ini yang Dibahas
• 23 menit laludetik.com
thumb
Kejari Palembang Terima Tahap II Kasus Dugaan Korupsi BPFK
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Warga Dengar Suara Benda Jatuh 5 Kali Sebelum Lihat 2 ART Tergeletak di Jakpus
• 19 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.