tvOnenews.com - Legenda balap Giacomo Agostini menilai persaingan titel MotoGP 2026 baru benar-benar dimulai di Grand Prix Spanyol akhir pekan ini.
Tiga seri awal memperlihatkan dominasi Aprilia lewat kemenangan beruntun Marco Bezzecchi pada balapan utama MotoGP 2026 hari Minggu.
Bezzecchi kini memimpin klasemen, unggul tipis empat poin atas rekan setimnya, Jorge Martin.
- Instagram/Aprilia
Sebaliknya, Ducati belum tampil meyakinkan dan baru mengoleksi satu podium Grand Prix sejauh musim berjalan.
Juara bertahan Marc Marquez juga belum menemukan performa terbaik karena bayang-bayang cedera bahu musim lalu.
Ia berada di posisi kelima klasemen MotoGP 2026, dengan hasil terbaik finis keempat dari tiga putaran pembuka.
Dalam sebuah kesempatan, Agostini menyatakan keyakinannya terhadap kebangkitan Marquez di Jerez.
“Sayangnya, di akhir tahun lalu, ia ditabrak oleh pembalap lain,” katanya.
“Jadi, ia memulai musim dengan persiapan yang kurang baik dibandingkan yang lain. Itulah mengapa saya pikir kejuaraan dunia yang sesungguhnya dimulai hari Minggu di Jerez.” lanjutnya.
- Jerome Miron-Imagn Images/REUTERS
Bos Ducati, Gigi Dall’Igna, sebelumnya menyebut jeda April membantu pemulihan fisik Marquez menuju kondisi ideal.
Jika Marquez juara lagi, ia akan menyamai koleksi delapan gelar Agostini yang dicapai pada 1975.
Agostini sendiri memegang rekor 15 gelar dunia Grand Prix di semua kelas, catatan yang belum tersentuh.
“Ini sulit, tetapi rekor memang diciptakan untuk dipecahkan, saya harap tidak, tetapi jika itu terjadi, saya akan merayakannya bersama mereka.” kata Agostini.
Ia menegaskan dukungannya bukan pada nama besar, melainkan aksi di lintasan.
“Saya mendukung siapa pun yang melakukan hal-hal yang tidak dapat dilakukan orang lain pada saat itu.” tutupnya.
(akg)




