RI Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Penuhi Kebutuhan BBM hingga Akhir 2026

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, kesepakatan pembelian minyak mentah dari Rusia mencapai 150 juta barel.

RI Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Penuhi Kebutuhan BBM hingga Akhir 2026. (Foto Iqbal Dwi/IMG)

IDXChannel - Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan, kesepakatan pembelian minyak mentah dari Rusia mencapai 150 juta barel. Jumlah ini kurang lebih setengahnya dari kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam setahun.

Yuliot menjelaskan, impor minyak mentah dari Rusia ini akan dilakukan secara bertahap hingga akhir 2026. Skema pembelian hingga saat ini masih dalam tahap kajian, apakah melalui PT Pertamina (Persero), atau menggunakan Badan Layanan Umum (BLU). 

Baca Juga:
34 Kapal Tanker Iran Lolos dari Blokade AS di Selat Hormuz, Bawa 10 Juta Barel Minyak

"Impor minyak dari Rusia sudah disepakati total impor dari Rusia 150 juta barel untuk mencukupi kebutuhan kita sampai dengan akhir tahun," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Yuliot menilai pembelian minyak impor menggunakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam hal ini Pertamina lebih berisiko jika dilakukan dalam jumlah besar. Sehingga, muncul opsi pembentukan BLU baru yang akan melakukan transaksi dengan Rusia. Skema ini dianggap akan lebih memudahkan dari sisi pembiayaan menggunakan APBN.

Baca Juga:
IHSG Berpotensi Fluktuatif, Outflow Asing hingga Minyak Tinggi Bayangi Pasar

Tidak hanya itu, Yuliot menyampaikan, pemilihan jalur pengiriman juga turut menjadi pembahasan, mengingat saat ini konflik masih berlangsung antara Amerika Serikat dengan Iran.

Baca Juga:
Bursa Asia Melemah saat Harga Minyak Naik di Tengah Ketegangan AS-Iran

Namun, di satu sisi pemilihan jalur juga menimbang aspek efisiensi agar biaya pengiriman tidak memakan biaya mahal.

"Saat ini dalam tahap pembahasan bagaimana cara mengimpornya, apakah langsung Perusahaan Negara atau BLU. Kita siapkan regulasinya. Termasuk pada saat impor jalur mana yang akan digunakan," kata dia. 

Baca Juga:
Harga Minyak Melonjak 3 Persen Dipicu Serangan Udara dan Konflik Internal Iran

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, kebutuhan minyak mentah Indonesia setiap tahunnya mencapai angka 300 juta barel. Sementara konsumsi harian mencapai 1,6 juta barel. Kapasitas produksi Indonesia baru di angka 600 ribu barel per hari. Sehingga masih banyak memerlukan tambahan minyak dari luar.

Dia menyebut hal ini menjadi dasar bagi pemerintah terus mencari pasokan minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Baik dari Rusia maupun Amerika, pemerintah akan mencari minyak yang punya harga kompetitif. 

"Jadi semuanya kita ambil, mana yang menguntungkan untuk negara kita, harus kita lakukan," kata Bahlil di Istana Negara Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Bahlil menerangkan, Indonesia membutuhkan impor BBM setiap hari sebanyak kurang lebih 1 juta barel per hari. Sebab masih terdapat gap antara kapasitas produksi dengan konsumsi harian yang dilakukan. 

"Saya bertemu dengan utusan khusus daripada Presiden Putin, dan kabarnya alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia. Pihak Rusia juga akan siap membangun beberapa infrastruktur dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita," kata Bahlil.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bismillah Tembus, Doa Pedagang Mi Ayam Antar Anak Ikut Ujian UTBK SNBT 2026 di IPB
• 18 jam laludisway.id
thumb
Tak Hanya Beberkan Penyebab Utama Tingginya Populasi Ikan Sapu-sapu, KDM Bocorkan Sejumlah Langkah Taktis Mengembalikan Ikan Endemik
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Sebanyak 25 Kloter Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Arema FC Mau Jadi Tim Pertama yang Kalahkan Persib di Kandang
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Kabel Diam-Diam Meledak, Pedagang Glodok Ramai-Ramai Teriak
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.