Pemkot Jaktim tangkap 320 kg ikan sapu-sapu di Waduk Kaja

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) kembali melakukan penangkapan ikan sapu-sapu sebanyak 320 kilogram (kg) di Waduk Kaja, Jalan Raya Ciracas, RT 001/RW 11, Ciracas, Jakarta Timur.

"Hingga saat ini, sudah tertangkap sekitar 320 kilogram ikan sapu-sapu. Proses ini masih terus berlangsung sambil menunggu air lebih surut agar penangkapan bisa lebih maksimal," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dalam kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu di Waduk Kaja, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat.

Dalam proses penangkapan itu, petugas melakukan penurunan volume air waduk secara bertahap guna memudahkan pengambilan ikan sapu-sapu yang dikenal sebagai spesies invasif.

Meskipun air belum surut sepenuhnya hingga ke dasar, hasil tangkapan sudah cukup signifikan.

Munjirin mengatakan ikan selain sapu-sapu yang ikut tertangkap akan dilepaskan kembali ke dalam waduk untuk menjaga keseimbangan ekosistem, mengingat ikan sapu-sapu dapat merusak lingkungan perairan dan mengganggu keberadaan ikan lokal.

Terkait proses pemusnahan, dia menyebutkan ikan sapu-sapu yang telah ditangkap akan dikumpulkan, ditimbang, kemudian dimatikan sebelum akhirnya dikubur.

Metode itu merupakan rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) sebagai langkah penanganan yang aman dan efektif.

Baca juga: Sudinkes Jaktim ingatkan risiko diare dari konsumsi ikan sapu-sapu

Lebih lanjut, Munjirin memastikan kegiatan serupa akan dilakukan di seluruh kecamatan di Jakarta Timur. Namun, untuk saat ini, pelaksanaannya masih dipusatkan di Waduk Kaja yang berlokasi di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas.

Dia pun mengimbau masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam upaya pengendalian ikan sapu-sapu di wilayah masing-masing.

Keterlibatan warga, kata dia, sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan.

"Kami mengajak masyarakat yang ingin membantu proses penangkapan ikan sapu-sapu agar bisa dilakukan di wilayahnya masing-masing," tutur Munjirin.

Melalui kegiatan itu, dia berharap kondisi ekosistem waduk di Jakarta Timur semakin terjaga, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

Selain penangkapan ikan sapu-sapu, Pemkot Jakarta Timur juga menggelar kegiatan rutin "Jumat Menanam" di lokasi tersebut.

Munjirin mengungkapkan Waduk Kaja merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang baru dibangun oleh Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur dan kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, waduk tersebut juga diharapkan menjadi ruang ekologis yang sehat dan berkelanjutan.

Baca juga: Jaktim soroti ancaman penyakit kronis akibat konsumsi ikan sapu-sapu

Baca juga: Pemkot Jaktim tangkap 1,83 ton ikan sapu-sapu di 10 kecamatan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menag Nasaruddin: Kita Harus Jadi Produsen Keilmuan Islam!
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Sinergi RI–Tiongkok Menguat Lewat Business Matching dan MoU
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Sempat Viral lewat Hidupku Sepi Tanpamu, New Syclon Kembali dengan Lagu Baru
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
29 Ribu Calon Haji Embarkasi Solo Terima Uang Saku Rp3,4 Juta
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mensos target seluruh 166 Sekolah Rakyat bisa terakreditasi bertahap
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.