Strategi Besar BCA Syariah dengan Bank Aladin Syariah

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Kolaborasi transaksi Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) sebagai upaya kolektif untuk membangun ekosistem perbankan syariah yang lebih resilien (tangguh), inklusif, dan mampu meningkatkan pengelolaan likuiditas perbankan syariah.

Kini, PT Bank BCA Syariah telah meningkatkan kerja sama transaksi antarbank melalui instrumen SiPA dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah). Langkah ini merupakan bagian dari strategi kedua bank untuk memperkuat standardisasi pengelolaan dana di industri perbankan syariah nasional.

Baca Juga :
Basis Ini Jadi Strategi Efektif dalam Perluas Akses Layanan Keuangan BCA Syariah
Harga Emas Cetak Rekor, Pembiayaan BCA Syariah Langsung Meroket

Kerja sama ini menjadi instrumen strategis bagi kedua bank dalam mengoptimalkan pengelolaan likuiditas yang beragunan surat berharga syariah negara. Dengan implementasi SiPA, perbankan syariah dapat saling memberikan dukungan pengaturan likuiditas secara fleksibel namun tetap berada dalam koridor tata kelola.

Implementasi SiPA tersebut memberikan kemudahan bagi perbankan syariah untuk saling mendukung dan meningkatkan pengelolaan likuiditas. Dengan mekanisme ini pula, bank dapat tetap ekspansif dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Direktur Utama BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata penguatan struktur industri perbankan syariah melalui manajemen risiko yang baik.

“Dengan instrumen ini maka BCA Syariah dan mitra perbankan dapat bersinergi dalam mendukung tujuan Bank Indonesia (BI) agar pasar keuangan syariah lebih aktif dengan kapasitas yang lebih besar, namun tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang akuntabel,” katanya, Jumat, 24 April 2026.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyebut kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih komprehensif.

"Kami percaya bahwa sinergi antarpelaku industri keuangan akan menciptakan layanan yang lebih berkualitas dan memberikan kepastian bagi para pelaku pasar dalam transaksi antarbank yang sesuai prinsip syariah," tutur dia.

Baca Juga :
BCA Syariah Unjuk Gigi: Aset Rp19,2 Triliun, NPF Terjaga
Nasabah Diimbau Jangan Datang ke BCA Syariah pada 3 Tanggal Ini
Direksi BCA Syariah Sambangi Aceh, Pastikan Layanan Sudah Normal

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hashim Sebut Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Dapat Harga Khusus
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Banjir Bandang Hanyutkan Rumah dan Jembatan di Tapanuli Utara
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung: Kepala KSOP Terima Uang Bulanan Terkait Kasus Korupsi Tambang PT AKT
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Amran Sebut India Berminat Impor 500 Ribu Ton Pupuk Urea dari Indonesia
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jamaah Haji Embarkasi Banten Tiba di Madinah, Total 7.110 Jamaah Sudah Mendarat
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.