Ikan Kian Kerdil, Masa Depan Meja Makan Kita Terancam: Inilah Temuan Mengerikan dari James Cook Univ

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para ilmuwan memperingatkan bahwa fondasi biologis perikanan global tengah mengalami tekanan serius. Penangkapan ikan berlebihan dan perubahan lingkungan disebut sebagai faktor utama yang mendorong penurunan pertumbuhan ikan di seluruh dunia.

Temuan ini muncul dari analisis jangka panjang yang mengkaji ribuan data pertumbuhan ikan selama lebih dari satu abad. Hasilnya menunjukkan tren penurunan yang konsisten sejak awal abad ke-20.

Baca Juga
  • Kontrol Peredaran Narkoba dari Lapas, Robig Zaenudin Pembunuh Gamma Rizky Dipindah ke Nusakambangan
  • AION N60, i60, dan Hyptec HL Jadi Representasi Lini Elektrifikasi Masa Depan GAC
  • Di Bawah Presiden Trump AS Longgarkan Ganja Medis, Bagaimana dengan Indonesia?

Penelitian yang dilakukan tim dari James Cook University menganalisis hampir 7.700 catatan pertumbuhan dari 1.479 spesies laut. Data tersebut mencakup periode 1908 hingga 2021.

Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kinerja pertumbuhan ikan secara global. Penurunan paling signifikan terjadi pada spesies yang memiliki nilai komersial tinggi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Peneliti utama, Helen Yan, menyatakan bahwa tekanan aktivitas manusia telah mengubah ekologi dan siklus hidup ikan secara luas. Hal ini berdampak langsung pada ukuran dan kecepatan pertumbuhan ikan.

Menurutnya, kinerja pertumbuhan ikan menurun rata-rata sekitar 9 persen dalam satu abad terakhir. Penurunan ini menunjukkan bahwa ikan cenderung tumbuh lebih lambat atau mencapai ukuran yang lebih kecil.

“Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa populasi ikan mengalami tekanan biologis yang signifikan,” ujar Yan dalam pernyataan resmi universitas.

Penelitian ini juga mengungkap bahwa praktik penangkapan ikan berbasis ukuran menjadi faktor utama penurunan tersebut. Penangkapan ikan besar secara terus-menerus memicu perubahan dalam struktur populasi.

Selain itu, perubahan iklim turut memperparah kondisi. Suhu laut yang meningkat memengaruhi metabolisme dan pertumbuhan organisme laut.

Para ilmuwan mencatat bahwa dampak paling nyata terjadi di wilayah beriklim sedang. Kawasan ini umumnya mengalami tekanan penangkapan ikan yang tinggi.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Xinhua
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala Bapanas: Harga Beras SPHP Tak Naik, Pembelian Maksimal 5 Pak
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Foto: Peringati Hari Transportasi Nasional, Naik Bus Transj-MRT-LRT Gratis
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Sinopsis Drakor If Wishes Could Kill yang Tayang Hari Ini di Netflix
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Calon Haji Termuda Jawa Barat Asal Depok Berusia 16 Tahun
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Meski Ambrol 3%, Purbaya Masih Pede IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
• 40 menit lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.