JAKARTA, DISWAY.ID-- Direktur Akademi Dewa United Development, Firman Utina menyebutkan kondisi terkini Rakha Nurkholis usai ditendang oleh Fadly Alberto pada minggu lalu.
Saat itu, Alberto melakukan tendangan kungfu ke arah Rakha usai melakoni pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC vs Dewa United di Stadion Citarum, Semarang pada Minggu, 19 April 2026.
BACA JUGA:Ekonomi Hijau, UMKM Mulai Gunakan Teknologi Energi Terbarukan
Firman menerangkan bahwa keadaan dari sang pemain mulai membaik. Meski begitu, Rakha tetap menjalankan rangkaian perawatan yang diberikan pihak dokter.
"Saya bukan ahlinya. Ahlinya tim medis. Saya hanya sekadar dapat info dari medis bahwa Rakha masih dalam tahap perawatan," ungkap Firman Utina.
Walaupun Rakha belum sepenuhnya pulih, secara mental pemain muda itu disebut tetap memiliki semangat tinggi untuk bergabung dengan tim.
BACA JUGA:Aspal di Jalan Sudirman Amblas Semata Kaki, Dinas Bina Marga: Kami Tindaklanjuti
"Secara psikologi dia ingin cepat sembuh. Dia bagian dari tim kami, jadi tetap ada perawatan yang diberikan," jelas Firman.
Lebih lanjut, Firman menerangkan bahwa pihaknya sedang menunggu hasil pemeriksaan, yakni Magnetic Resonance Imaging (MRI), untuk mengambil langkah medis berikutnya.
"Ke depannya mudah-mudahan tidak begitu parah. Kami masih menunggu hasil MRI dan tindakan selanjutnya," kata dia.
Firman juga memastikan bahwa kondisi kesadaran Rakha tetap baik, yang menjadi indikasi positif dalam proses pemulihan.
BACA JUGA:Link Streaming dan Live Score Grand Final Proliga 2026 Jakarta Pertamina vs Gresik Phonska Pukul 15.00 WIB
“Yang penting Rakha masih ingat pulang ke rumah, masih ingat pacarnya, orang tuanya. Mudah-mudahan bisa kembali lagi ke lapangan,” pungkasnya.
Insiden ini sempat menjadi sorotan karena dinilai membahayakan keselamatan pemain muda. Publik kini menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kondisi Rakha serta kemungkinan sanksi atas pelanggaran keras yang terjadi di ajang EPA U-20 tersebut.





