CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, merespons cepat aduan warga terkait tumpukan sampah dan pohon tumbang di kanal Kompleks Marindah, Kecamatan Mamajang, Jumat (24/4/2026).
Laporan yang diterima saat memantau kebersihan kota langsung ditindaklanjuti. Munafri tanpa menunda waktu menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta pihak kecamatan setempat untuk segera melakukan pembersihan kanal secara kolaboratif pada hari yang sama.
“Tiap aduan warga kami pastikan ditangani cepat dan tidak ditunda,” ujar Munafri.
Aksi cepat tersebut dilakukan di sela kegiatan pemantauan program “Jumat Bersih” yang ia jalankan dengan berkeliling menggunakan sepeda di sejumlah ruas jalan. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memastikan kondisi kebersihan kota tetap terjaga secara konsisten.
Munafri menegaskan, tidak ada laporan masyarakat yang diabaikan, terutama yang berkaitan dengan persoalan mendasar seperti sampah, drainase, dan potensi banjir di kawasan permukiman.
Sementara itu, Camat Mamajang, Rizal ZR, menjelaskan penumpukan sampah di kanal dipicu kiriman dari wilayah hulu, yakni perbatasan Kecamatan Mariso dan Tamalate, yang terbawa arus hingga ke wilayah Mamajang.
Pihak kecamatan bersama Satgas kebersihan dan dinas terkait kini melakukan pembersihan bertahap di sejumlah titik, termasuk Kelurahan Baji Mappakasunggu, Pa’batang, dan Maricaya Selatan, guna memastikan aliran air kembali lancar.
Selain menindaklanjuti aduan, Munafri juga mengingatkan pentingnya pembersihan kanal secara berkelanjutan untuk mencegah penyumbatan yang berpotensi memicu banjir. Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Langkah ini sejalan dengan program nasional Indonesia ASRI yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.




