TPS Liar di Kelapa Gading Jakut Terbakar 2 Hari, Sempat Padam Lalu Berasap Lagi

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran tumpukan sampah di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, berlangsung selama dua hari sejak Kamis (23/4/2026) dini hari hingga Jumat (24/4/2026).

Api sempat padam pada Kamis malam, tetapi asap kembali muncul beberapa jam kemudian

Lurah Pegangsaan Dua Sarmudi mengatakan, saat api muncul, pihak kelurahan langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran.

Baca juga: Depok Akan Kirim 750 Ton Sampah per Hari ke Bogor untuk Diolah Jadi Listrik

"Itu kemungkinan masih ada apinya di bawah itu, jadi muncul lagi dia apinya," kata Sarmudi saat ditemui Kompas.com, Jumat (24/4/2026).

Menurut Sarmudi, kemunculan kembali api diduga berasal dari bara yang masih tersisa di bagian bawah tumpukan sampah.

Ia belum bisa memastikan penyebab awal kebakaran. Namun, ada dugaan api berasal dari aktivitas pembakaran sampah skala kecil yang kemudian merambat.

"Awalnya sih mereka (warga sekitar) juga enggak tahu kenapa bisa muncul api, tapi kemungkinan memang ada yang mungkin bakar sampah kecil-kecilan, akhirnya bisa merambah ke sampah yang ada di sini gitu," jelas dia.

Sarmudi menegaskan, lokasi tersebut bukan merupakan tempat pembuangan sampah resmi.

Terkait status lahan, Sarmudi belum mengetahui siapa yang punya karena terdapat beberapa pihak yang mengeklaim.

Pihak kelurahan telah memberikan imbauan kepada pihak pengelola lahan sampah tersebut sejak 2025 dan pelanggaran terkait pencemaran lingkungan juga telah dikenakan sanksi oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup.

Baca juga: Ironi Jalur Sepeda di Manggarai, Berubah Jadi ‘TPS Dadakan’ Tiap Malam

"Dari bulan Oktober tahun 2025 juga di tingkat Sudin LH juga mereka sudah kena sanksi ya terkait pencemaran lingkungan,” ucap dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia berharap pihak Dinas LH bisa lebih tegas dan segera menutup lokasi tersebut agar tidak lagi digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.

“Tentunya saya juga bagian dari warga Pegangsaan Dua ya, tentunya harapannya kalau bisa tempat pembuangan sampah ini ditutup," kata Sarmudi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kolaborasi RI-Korsel Kembangkan Jet Tempur KF-21 Boramae Bentuk Kemandirian Industri Pertahanan
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Polisi Buru 3 Tahanan Rutan Baturaja yang Kabur dengan Mendobrak Pintu Mobil Usai Sidang
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Melihat Lautan Warna Tulip Mekar di Lisse, Belanda
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
IKN Perkuat Nilai Toleransi, Gereja Katolik Didesain Berstatus Basilika
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) hingga Pegadaian Kompak Anjlok
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.