Ini Dia 7 Kuliner Daging Khas Idul Adha dari Berbagai Negara untuk Kamu yang Bosen Masakan Indonesia!

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Perayaan Idul Adha di berbagai negara identik dengan olahan daging kurban yang khas dan menggugah selera. Setiap negara memiliki cara unik dalam mengolah daging dengan bumbu dan tradisi masing-masing.

1. Kabsa (Arab Saudi)

Kabsa merupakan hidangan nasi berempah yang dimasak bersama daging dalam satu panci dengan kaldu yang sama. Bumbu seperti jinten, kayu manis, dan kapulaga membuat aromanya khas dan menggoda.

Selain Kabsa, ada juga Mandi yang dimasak menggunakan oven tanah hingga menghasilkan tekstur daging yang empuk dan juicy. Hidangan ini biasanya disantap bersama nasi basmati, salad, dan saus tomat pedas.

2. Shaya (Sudan)

Shaya adalah olahan daging domba yang dimarinasi dengan campuran bawang, cuka, tomat, dan cabai sebelum dipanggang. Proses marinasi membuat cita rasa daging lebih meresap dan kaya rempah.

Setelah matang, daging disajikan bersama salad segar dan kacang fava atau falafel. Kombinasi ini menciptakan keseimbangan rasa gurih, segar, dan sedikit pedas.

3. Kavurma (Turki)

Kavurma merupakan hidangan daging yang ditumis sederhana menggunakan lemak alami dari daging itu sendiri. Biasanya daging dipotong kecil lalu dimasak hingga empuk dan berair.

Hidangan ini sering dikonsumsi saat sarapan setelah Idul Adha. Rempah seperti merica, jinten, dan paprika menambah rasa khas yang kuat.

4. Qaynatma Shorva (Uzbekistan)

Baca Juga: 3 Puasa Sunah Sebelum Idul Adha 2026 yang Bisa Tingkatkan Keimanan, Keutamaannya Luar Biasa

 

Qaynatma Shorva adalah sup daging yang dimasak bersama sayuran seperti wortel, kentang, dan paprika. Kuahnya hangat dan kaya nutrisi sehingga sering juga dikonsumsi saat tubuh kurang fit.

Selain sup, masyarakat Uzbekistan juga mengolah bagian lain seperti usus menjadi hidangan bernama Hasip. Hal ini menunjukkan pemanfaatan hewan kurban secara maksimal tanpa terbuang.

5. Lamb Thareed (Qatar)

Lamb Thareed merupakan hidangan sup yang disajikan dengan roti pipih tanpa ragi. Roti tersebut menyerap kuah daging sehingga menghasilkan tekstur lembut dan kaya rasa.

Bumbu seperti ketumbar, kari, dan cabai membuat rasanya semakin kompleks. Hidangan ini sering menjadi menu utama saat perayaan Idul Adha di Qatar.

6. Dzigerica (Bosnia)

Dzigerica adalah tumis hati yang dimasak dengan banyak bawang dan mentega. Rasanya gurih dan biasanya disantap bersama roti tradisional.

Selain itu, ada juga Pecenje yaitu daging panggang sederhana dengan garam dan bawang putih. Kedua hidangan ini mencerminkan cita rasa khas Balkan yang kuat namun sederhana.

7. Pastilla (Maroko)

Pastilla adalah pai berlapis yang berisi daging, kacang almond, dan rempah-rempah. Uniknya, hidangan ini memiliki perpaduan rasa gurih dan manis dalam satu sajian.

Pai ini dibungkus dengan adonan tipis lalu dipanggang hingga renyah. Biasanya disajikan dengan taburan gula bubuk, kayu manis, bahkan kelopak mawar.

 

Beragam kuliner tersebut menunjukkan kekayaan budaya kuliner dunia saat Idul Adha. Meski berbeda rasa dan cara memasak, semuanya tetap berakar pada tradisi berbagi dari daging kurban. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cek Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas Per April 2026
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Zelenskyy Kesal Perang Iran-AS Tak Juga Selesai, Sebut Bikin Upaya Konflik di Ukraina Tak Bisa Usai
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Pengembangan Kasus Samin Tan, Kejagung Jerat 3 Tersangka Baru
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil BRI Super League: Kalahkan Persik Kediri, PSM Makassar Akhirnya Menang Lagi di Kandang
• 20 jam lalubola.com
thumb
Polres Dumai Gagalkan Transaksi 500 Pil Ekstasi Merk Kodok
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.