Kondisi Belum Membaik, Dua Siswa Korban MBG di Jeneponto Kembali Dirujuk ke Rumah Sakit

terkini.id
3 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Jeneponto – Penanganan terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan secara intensif. Hari ini, Jumat, 24 April 2026, Puskesmas Tompobulu kembali merujuk dua orang siswa ke rumah sakit terdekat. Kedua anak tersebut merupakan pasien yang sudah mendapatkan perawatan sejak kemarin, Kamis 23 April 2026, namun kondisinya belum menunjukkan perbaikan yang berarti.

Kepala Puskesmas Tompobulu, Sudarmi Salawaty, membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi Terkini.id. Ia menjelaskan bahwa keputusan merujuk diambil berdasarkan pertimbangan kondisi kesehatan yang dialami kedua siswa tersebut.

“Tadi setelah salat Jumat kita rujuk dua orang. Yang pertama mengalami diare yang tidak berhenti, bahkan air buangannya berbusa. Sedangkan yang satu lagi mengalami gatal-gatal disertai demam tinggi, tangannya terasa kaku, serta mengeluh pusing dan sakit kepala yang cukup berat,” jelas Sudarmi.

Menurut catatan medis yang ada, sejak pertama kali menangani kasus ini, sebanyak 28 siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dilarikan ke Puskesmas Tompobulu dengan keluhan serupa. Mereka merasakan mual, gatal di sekujur tubuh, pembengkakan, hingga gangguan pencernaan sesaat setelah menyantap makanan yang disalurkan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terletak di Desa Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Hingga hari ini, total sudah ada 8 siswa yang dirujuk ke Rumah Sakit Pratama untuk mendapatkan penanganan yang lebih lengkap. Alasan utama perujukan ini karena keterbatasan fasilitas dan tenaga medis yang dimiliki oleh puskesmas.

“Jadi jumlah keseluruhan yang kami rujuk ada 8 orang. Kami mengambil langkah ini demi keselamatan pasien, mengingat di sini belum tersedia dokter spesialis penyakit dalam maupun dokter spesialis anak. Penanganan lebih baik tentunya membutuhkan pemeriksaan dan peralatan yang lebih lengkap,” ungkap Sudarmi.

Saat ini kondisi siswa yang dirujuk terus dipantau oleh tim medis. Sementara itu, siswa lainnya yang masih dirawat di puskesmas kondisinya sudah mulai membaik dan beberapa siswa sudah kembali ke rumah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 WN Rusia Terjebak di Bawah Tebing Uluwatu Bali, Evakuasinya Dramatis
• 11 jam laludetik.com
thumb
Tampang Sedan Flagship Listrik dari Geely, Mewah!
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
RS Muhammadiyah Medan Komentari Terkait Tudingan Dugaan Malpraktik Pasien: Keluarga Menandatangani Persetujuan Operasi
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
AS Blokade Hormuz dan Ajukan Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu, Iran Siap Perang!
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Pesan Terbaru Mojtaba Khamenei: Ingatkan soal Perang Psikologis Musuh
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.