Ara Minta Proyek Renovasi Rumah Pakai Genteng, Tolak Seng dan Asbes

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meninjau renovasi rumah, di Jakarta, Jumat (24/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan program renovasi rumah yang saat ini tengah dilakukan tidak boleh lagi menggunakan atap seng dan asbes.

Menteri yang kerap disapa Ara ini mewajibkan kepada pengembang dan kontraktor untuk menggunakan genteng.

Baca: Pakai Helm Putih, Menteri Ara Cek Renovasi Rumah Kumuh di Menteng

"Renovasi rumah ini atapnya tidak boleh pakai seng atau asbes, harus pakai genteng," kata Ara saat meninjau renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan revitalisasi kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).


Ara pun meminta kepada pengembang dan kontraktor untuk menggunakan genteng dari UMKM di Majalengka dan Jatiwangi.

"Gentengnya dari Majalengka dan Jatiwangi, karena kita mesti paham, kita ini anak buahnya Presiden (Prabowo Subianto). Beliau mempunyai program gentengisasi," lanjutnya.

Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meninjau renovasi rumah, di Jakarta, Jumat (24/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Adapun alasan Ara tidak mau lagi memakai asbes dan seng saat menjalankan program renovasi rumah, selain mendukung program gentengisasi, tetapi juga upaya mengurangi penyakit tuberculosis (TBC), di mana menurutnya pemakaian asbes dan seng berkontribusi menjadi penyebab TBC marak di Indonesia.

"Saya sudah sepakat dengan Kementerian Kesehatan dan Pak Menteri Kesehatan (Menkes) sudah mau memberikan bantuan bedah rumah buat korban TBC, seperti yang Pak Menkes bilang, seng dan asbes itu bisa bikin TBC," jelasnya.

Baca: Usai Rapat dengan BP BUMN, Ara Tegaskan Lahan Tanah Abang Aset Negara

Bahkan, menurutnya, Kementerian Kesehatan sempat memberitahukan penggunaan asbes dan seng juga bisa menyebabkan kanker.

"Karena itu membuat potensi rakyat jadi sakit. Selain TBC, bisa juga jadi penyebab kanker, jadi, tidak lagi pakai asbes ya, harus pakai genteng," ujarnya.


(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Cara Bisnis Hospiality Premium Indonesia Bersaing Secara Global

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasca Pembukaan, Satgas TMMD Ke-128 Geliat Bangun Rumah Layak Huni di Desa Arpal
• 23 jam laluterkini.id
thumb
Mobilitas Yogyakarta hingga Madiun Meningkat, KAI Perkuat Layanan Kereta Api untuk Konektivitas
• 5 jam lalupantau.com
thumb
[FULL] Pertama dalam Sejarah! Mentan Amran Umumkan Stok Beras RI Capai 5 Juta Ton: Tidak Perlu Impor
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Persib Dikejar Borneo, Hodak Kirim Pesan Penting Jelang Hadapi Arema FC di Kandang Sendiri
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Purbaya Ungkap Alasan Copot Dua Dirjen di Kementerian Keuangan
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.