Orang tua Celeste Rivas Hernandez, Jesus Rivas dan Mercedes Martinez, memberikan tanggapan mengenai kematian sang anak.
Celeste Rivas Hernandes merupakan korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh penyanyi muda D4vd.
Pria bernama asli David Anthony Burke itu didakwa dengan sejumlah tuduhan berat, termasuk pembunuhan tingkat pertama, tindakan asusila terhadap anak di bawah 14 tahun, dan mutilasi tubuh.
Dilansir The Guardian, Jesus Rivas dan Mercedes Martinez menyampaikan bahwa Celeste merupakan gadis yang cantik, kuat, dan suka bernyanyi serta menari.
Orang Tua Celeste Rivas Buka Suara soal Kasus D4vdJesus Rivas dan Mercedes Martinez mengatakan mereka menghabiskan Jumat malam untuk menonton film bersama Celeste.
“Kami sangat mencintainya dan dia selalu mengatakan bahwa dia mencintai kami. Kami sangat merindukannya. Yang kami inginkan hanyalah keadilan untuk Celeste,” kata mereka dalam pernyataan yang diberikan sang pengacara.
Jesus Rivas dan Mercedes Martinez juga mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Los Angeles dan kantor jaksa wilayah atas bantuan mereka dalam menangani kasus kematian anaknya.
“Kami juga ingin berterima kasih kepada warga Lake Elsinore atas semua dukungannya,” ucap mereka.
D4vd telah menyatakan tidak bersalah dan tim kuasa hukumnya akan melawan seluruh dakwaan.
Jasad Celeste ditemukan pada 8 September di dalam bagasi mobil Tesla milik D4vd yang telah disita di Hollywood Tow, setelah petugas menerima laporan mengenai bau tidak sedap dari kendaraan tersebut.
Berdasarkan dokumen pengadilan terkait penyelidikan dewan juri, jasad Celeste ditemukan dalam kondisi terpotong-potong dan dimasukkan ke dalam kantong. Pihak berwenang menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat beberapa luka tusuk.
Kepala Kepolisian Los Angeles, Jim McDonnell, menyatakan bahwa penyidik menemukan adanya hubungan seksual antara D4VD dan Celeste, yang diketahui sempat melarikan diri dari Riverside.
Dalam dokumen tuntutan pidana disebutkan bahwa dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi pada atau antara 7 September 2023 hingga 7 September 2024.
Jaksa wilayah menyatakan bahwa D4vd membunuh Celeste sebagai upaya untuk mempertahankan kariernya. Selain itu, Celeste merupakan saksi dalam dugaan tindakan seksual tidak senonoh yang dituduhkan kepada D4vd.





