Seluruh proses pemilihan anggota MWA UGM telah dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, yakni Peraturan MWA UGM No. 4 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Majelis Wali Amanat UGM No. 2 tahun 2021 terkait Persyaratan dan Tata Cara Pemilihan Anggota MWA UGM. Selain itu, anggota MWA terpilih juga telah disetujui oleh seluruh anggota pleno.
“Sebanyak 82 anggota Senat Akademik UGM telah memberikan suara dari total 88 anggota, dan seluruh tahapan sudah dilaksanakan sesuai aturan yang ditetapkan,” kata Ketua Ad Hoc pemilihan anggota MWA, Deendarlianto dikutip dari laman UGM, Jumat, 24 April 2026.
Ia menambahkan, proses pemilihan melibatkan kerja kolektif banyak pihak yang terlibat sejak tahap awal hingga penetapan akhir. “Banyak sekali pihak yang bekerja dari pagi hingga malam hari. Proses ini bukan sesuatu yang sederhana, tapi justru di situ terlihat komitmen bersama untuk menjaga kualitas dan integritas pemilihan,” ungkapnya.
Penggunaan sistem berbasis aplikasi dalam proses pemungutan suara juga menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas. Sistem tersebut, menurut Deendarlianto, telah melalui proses verifikasi oleh tim ahli guna memastikan keandalan dan keamanan selama pelaksanaan.
“Kami berupaya memastikan setiap tahapan berjalan transparan, termasuk dalam proses pemungutan suara yang dilakukan secara sistematis dan terverifikasi,” jelasnya.
Deendarlianto menyebutkan ke-16 anggota MWA UGM baru ini berasal dari berbagai unsur, yakni tokoh masyarakat, alumni, dosen non guru besar, dosen guru besar, mahasiswa, serta tenaga kependidikan. Komposisi ini diharapkan mampu memperkuat peran MWA dalam mengawal arah kebijakan UGM ke depan. Daftar 16 anggota MWA UGM terpilih
Unsur alumni:
- Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., (Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong) dan
- Mochamad Soleh, S.T., M.T. (PLN Puslitbang).
- Martin Basuki Hartono, B.A., M.B.A., (CEO GDP Venture)
- Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, S. Psi., M.Sc., Psikolog, (Ketua Tanfidziyah PBNU),
- Prof. Dr. Ir. K. H. Mohammad Nuh, DEA. (Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh November)
- Dr. Ir. Suroso Isnandar, S.T., M.Sc., IPU, ASEAN Eng., QRMP, QCRO, QCGP (Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN Persero),
- dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M. Kes. (PP Muhammadiyah)
- Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si. (Deputi di Kementerian PAN-RB).
- Hakimul Ikhwan, S.Sos., M.A., Ph.D., apt.
- Dr. Hilda Ismail, M.Si.
- Ir. Muslim Mahardika, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
- Prof. Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D., IPU.
- Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, S.IP., M.Si.
- Prof. Dr. Pujo Semedi Hargo Yuwono, M.A.
- Andi Batara Gemilang
- Fitria Yuniarti, S.H., M.Kn.,
Baca Juga :
3 Mahasiswa Asing Berprestasi di Wisuda Fapet UGM, dari IPK 4,00 hingga Riset InternasionalCek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)





