Satpol PP Tepis Anggapan Hanya Nongkrong Saat Kerja: Kami Siaga 24 Jam

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menepis keras anggapan sebagian masyarakat yang menuding mereka hanya bersantai atau nongkrong saat bertugas.

Hal ini disampaikan sebagai respons atas banyaknya komentar di media sosial yang menyebut petugas Satpol PP kerap terlihat hanya bersantai saat jam kerja.

Dede Wahyudi, petugas Satpol PP Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, menyebut beban kerja di lapangan justru menuntut petugas untuk selalu bersiaga selama 24 jam.

"Kalau ada yang bilang Satpol PP kerjanya nongkrong, mereka salah, mereka keliru. Kayak kita nih kerjanya benar-benar 24 jam, terutama kalau ada kondisi-kondisi darurat," ucap Dede saat ditemui Kompas.com di Kembangan, Jumat (24/4/2026).

Dede menjelaskan, rutinitas harian personel Satpol PP tidak hanya sebatas pengawasan wilayah dan patroli ketertiban.

Baca juga: Rano Karno Setujui Penambahan 5.000 Anggota Satpol PP DKI, tapi…

Mereka dituntut untuk cepat tanggap dalam merespons berbagai kejadian yang bisa terjadi kapan saja.

Bahkan, kata Dede, waktu istirahat yang berharga di tengah padatnya jadwal sering kali harus dikorbankan saat ada panggilan tugas darurat.

"Kadang saat pas kita istirahat jam 12 malam, saatnya tidur pun, tiba-tiba ada kebakaran, pembunuhan, atau pohon tumbang karena hujan deras, banjir, itu kita bekerja, keluar ke wilayah," ungkap Dede.

"Kami berusaha sekuat tenaga untuk melakukan pekerjaan kami setiap hari demi ketertiban masyarakat," sambungnya.

Baca juga: Beban Kerja Menumpuk, Jam Tugas Tak Berujung: Cerita Beratnya Satpol PP DKI

Senada, padatnya jam kerja dan tuntutan untuk selalu siaga juga dibenarkan oleh Petugas Satpol PP Kelurahan Srengseng lainnya, Ronatal Purba.

Secara operasional, jadwal personel dibagi ke dalam tiga shift, yaitu pagi, siang, dan piket siaga 24 jam.

Namun, waktu kerja ini sering kali bertambah ketika ada agenda pengamanan khusus seperti demonstrasi.

"Terkadang kita kalau ada giat pengaturan apa, nge-pam di demo, kita bisa nginep di lokasi untuk penjagaan demo, untuk ketertiban masyarakat juga," tutur Ronatal.

Ia menyebut jam kerja Satpol PP memang pada dasarnya tidak pernah kaku seperti jam kerja pada umumnya yang delapan jam.

Baca juga: 35 Anggota Satpol PP DKI Jakarta Meninggal, Kerja sampai 36 Jam

Menurutnya, petugas Satpol PP harus siap sedia menghadapi panggilan tugas tak terduga yang mengharuskan mereka berada di lapangan.

"Memang kadang ada tugas-tugas dadakan. Yang seharusnya enggak ada tugas, tiba-tiba ada perintah taruna penjagaan di sana-sini. Dibilang berlebihan ya banyak lebihnya (pekerjaan), tapi kita harus tetap menghadapi," jelasnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski demikian, ia mengaku enggan mengeluh dan tetap menjalankan tugas tersebut sebagai bentuk tanggung jawab.

"Kalau dibilang berat, ya semua pekerjaan pasti berat. Tapi karena ini sudah amanat kita sebagai Satpol PP, itu harus kita jalankan. Kita sudah berdedikasi," tutur Ronatal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesan Terbaru Mojtaba Khamenei: Ingatkan soal Perang Psikologis Musuh
• 9 jam laludetik.com
thumb
Cek Jadwal Lengkap Dividen Final Astra (ASII) Rp11,70 Triliun
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Israel Serang Gaza: 4 Warga Palestina Tewas, Remaja 15 Tahun Gugur Ditembak
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Perdamaian Myanmar, Soroti Syarat Ketat Pemilu Inklusif
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Asing Lanjut Jualan Rp978,65 Miliar, Saham-saham Ini Digempur
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.