Penulis: Tri Hartanto
TVRINews, Yogyakarta
Kasus pencurian alat musik tradisional gamelan kembali terjadi di Yogyakarta. Kali ini, tujuh bilah slendro milik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) dilaporkan hilang.
Pengelola Laboratorium Gamelan menyebutkan, peristiwa pencurian terjadi pada Selasa, 14 April 2026. Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), terlihat seorang pria tak dikenal mondar-mandir di depan laboratorium sambil membawa tas ransel.
Pria tersebut, yang mengenakan baju kuning dan masker, tampak dua kali masuk ke Laboratorium Gamelan sebelum akhirnya meninggalkan area kampus.
Akibat kejadian ini, pihak UGM mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta hingga Rp12 juta.
Dosen Fakultas Ilmu Budaya UGM, Rudi Wiratama, mengatakan penyelidikan terus dikembangkan. Pihak keamanan kampus telah memperoleh rekaman CCTV yang lebih jelas, termasuk gambar pelaku tanpa masker serta kendaraan yang digunakan lengkap dengan nomor pelat.
Sementara itu, Kapolsek Bulaksumur, AKP Subilal, menyatakan kepolisian masih mendalami bukti rekaman dan melakukan identifikasi terhadap wajah terduga pelaku.
“Penyelidikan masih terus berjalan. Kami berharap dalam waktu dekat ada titik terang,” ujarnya, Jumat, 24 April 2026.
Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di wilayah Mergangsan, Kota Yogyakarta. Namun, kepolisian memastikan pelaku dalam kasus di kampus UGM berbeda dengan pelaku pencurian di Mergangsan.
Editor: Redaktur TVRINews





