PTPP Laporkan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Capai 37,11 Persen dan Lampaui Target

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melaporkan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu telah mencapai 37,11 persen per 23 April 2026, melampaui target dengan deviasi positif sebesar 10,81 persen.

Capaian tersebut menunjukkan percepatan signifikan dalam proyek strategis yang dikerjakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai kontrak Rp501,99 miliar.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas dan keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung.

"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat," ungkapnya.

Progres Melampaui Target dan Dukungan Pemerintah

Pencapaian progres yang melampaui target disebut sebagai hasil dari perencanaan matang serta kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam proyek.

Dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum turut berkontribusi dalam percepatan pembangunan di tengah berbagai tantangan lapangan.

Masa pelaksanaan proyek ditetapkan selama 240 hari kalender sejak dimulai pada 10 Desember 2025.

PTPP menyebut proyek ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas di Indonesia.

Tantangan Lapangan dan Inovasi Konstruksi

PTPP menghadapi sejumlah tantangan seperti target waktu penyelesaian yang ketat dan lokasi pekerjaan yang tersebar dengan jarak tempuh cukup jauh.

Untuk mengatasi kendala tersebut, perusahaan menerapkan inovasi konstruksi guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi waktu.

Inovasi tersebut juga bertujuan menjaga mutu pekerjaan tetap optimal sesuai standar yang ditetapkan.

"PTPP terus mengedepankan excellence dalam setiap pelaksanaan proyek," ujarnya.

Proyek Sekolah Rakyat ini dirancang menghadirkan fasilitas pendidikan yang representatif, modern, dan berkelanjutan.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar proyek.

Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda nasional pemerintah dalam memperkuat sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas sektor pendidikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dulu Koas Kedokteran Gigi, Kini Jadi Ratu Beauty, Tasya Farasya Bongkar Perjalanan Tak Terduga Jadi Top Influencer
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Transformasi Google Cloud dan masa depan produktivitas enterprise
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Militer AS Mencegat Setidaknya Tiga Kapal Tanker Minyak Iran di Perairan Asia
• 16 jam laluerabaru.net
thumb
Kejagung Periksa Pegawai Kementerian ESDM Terkait Kasus Korupsi Tambang PT AKT
• 17 jam lalumatamata.com
thumb
Pesan Terbaru Mojtaba Khamenei: Ingatkan soal Perang Psikologis Musuh
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.