JK Klarifikasi Tuduhan Penistaan Agama, GAMKI: Tak Sesuai Substansi

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menyampaikan bahwa pelaporan Jusuf Kalla atas ceramah di UGM beberapa waktu lalu masih berlanjut.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menegakkan prinsip kesetaraan di negara hukum.

BACA JUGA: Hubungan JK dan Simpatisan Jokowi-PSI Memanas, Efriza: Gibran Bisa Kena Getahnya

“Kami hormati klarifikasi Bapak Jusuf Kalla, khususnya terkait kontribusi beliau dalam upaya menyelesaikan konflik di beberapa daerah. Namun, klarifikasi beliau tidak berkaitan dengan substansi yang kami persoalkan. Jadi laporan masih tetap berlanjut,” ujar Kuasa Hukum GAMKI Saddan Sitorus di Jakarta.

Saddan menyampaikan bahwa langkah membawa kasus ini ke ranah hukum merupakan cara untuk memutus pola pelabelan sepihak terhadap agama dalam ruang publik.

BACA JUGA: Jokowi Mengaku Bukan Siapa-Siapa, Pengamat: Pengakuan Atas Peran Politik JK

Menurut Saddan, pelaporan ini harus dipahami sebagai upaya menegaskan hak warga negara yang setara di hadapan hukum.

“Yang kita dorong adalah kesetaraan. Ini bukan soal siapa yang lebih kuat, tetapi bagaimana hukum memperlakukan semua warga secara adil,” katanya.

BACA JUGA: Pemuda Katolik Imbau JK Beri Penjelasan yang Efektif, Efisien dan Tidak Emosional

Ia menjelaskan, terdapat beberapa aspek penting yang menjadi dasar pelaporan tersebut.

Pertama, penegakan hukum memastikan bahwa dugaan tindak pidana terhadap agama apa pun harus diperlakukan secara setara.

Kedua, keamanan berkeyakinan. Menurut Saddan, siapapun dan agama apapun berhak mendapatkan perlindungan hukum yang sama. Agar tidak merasa rentan di ruang publik.

Ketiga, edukasi publik. Kata Saddan, toleransi bukan hanya soal sikap moral, tetapi merupakan kewajiban hukum setiap warga negara.

“Langkah hukum tersebut menjadi instrumen untuk mendemokrasikan ruang diskusi, di mana setiap identitas dihormati bukan karena posisinya, tapi karena haknya yang setara,” ujarnya.

Saat ini, GAMKI menyatakan fokus pada proses pelaporan yang tengah berjalan di Polda Metro Jaya.

Menanggapi tuduhan bahwa laporan tersebut ditunggangi kepentingan tertentu, Saddan menilai hal itu sebagai spekulasi yang tidak relevan dan terlihat sebagai upaya untuk membelokkan perhatian publik dari substansi laporan.

“Sebaiknya tidak perlu melebar kemana-mana, seharusnya fokus saja pada substansi laporan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa laporan tersebut mendapat dukungan dari sekitar 20 lembaga dan organisasi masyarakat Islam dan Kristen.

Dukungan itu, menurutnya, tidak didasari kepentingan kelompok samata, melainkan sebagai bentuk keberatan terhadap ceramah JK yang dinilai menyinggung agama Kristen.

“Lembaga-lembaga ini melaporkan Pak JK bukan karena kepentingan kelompok, tapi karena mengecam ceramah JK yang menyinggung agama Kristen,” pungkasnya. (dil/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aditya Zoni Kaget dan Kecewa Ammar Divonis 7 Tahun Penjara
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Breaking, IHSG Ambruk 1% Lebih Terseret Kinerja Saham Ini
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BPBD Kudus siapkan 12 tandon air "mobile" untuk atasi kekeringan
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Jadwal Persib Bandung vs Arema FC, Main Jam Berapa dan di Mana? Cek di Sini
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Menghadap Prabowo, Kapolri Listyo Laporkan Sejumlah Program Strategis
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.