Wakil Gubernur Jawa Barat Menjamin Pendidikan Ihsan Berlanjut Setelah Viral Putus Sekolah karena Ekonomi

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menjamin keberlanjutan pendidikan Ihsan (15), siswa SMPN 1 Tanjungsari yang sempat viral karena putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Kasus Viral dan Respons Pemerintah

Kasus Ihsan mencuat setelah video perpisahannya dengan teman-teman sekolah viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Erwan mengaku terkejut mengetahui adanya siswa di sekolah negeri yang harus berhenti sekolah karena alasan biaya.

"Saya kaget ya, di sekolah negeri Tanjungsari ada seorang anak yang harus keluar dan tidak melanjutkan sekolahnya di kelas VIII karena masalah ekonomi," ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kemudian menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala ekonomi.

Erwan menyatakan akan turun langsung menemui keluarga Ihsan untuk memastikan kelanjutan pendidikan siswa tersebut.

"Saya jamin Ihsan dan semua anak-anak di Jawa Barat akan terus melanjutkan sekolah sampai jenjang lebih tinggi. Nanti saya sendiri yang akan bicara dengan orang tuanya," ujarnya.

Bantuan Pendidikan dan Harapan ke Depan

Sebagai langkah konkret, Ihsan diberikan bantuan biaya pendidikan hingga lulus SMP serta perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, dan seragam baru.

Ihsan dipastikan akan kembali melanjutkan pendidikan di kelas VIII setelah sempat berhenti.

Kasus Ihsan dinilai mencerminkan masih adanya anak-anak lain yang terkendala ekonomi meski memiliki semangat belajar tinggi.

Erwan berharap Ihsan dapat terus melanjutkan pendidikan dan menjadi contoh bagi siswa lainnya.

"Saya berharap Ihsan terus sekolah, tunjukkan bahwa Ihsan mampu dan siap melanjutkan sekolah lebih tinggi," katanya.

Ihsan mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah dan menyatakan keinginannya untuk kembali belajar.

"Senang, ingin lanjut sekolah. Saya hanya ingin terus sekolah dan tidak berhenti di tengah jalan," ungkapnya.

Intervensi ini diharapkan menjadi solusi agar tidak ada lagi anak di Jawa Barat yang kehilangan hak pendidikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Geger! 1,9 Ton Sianida Diselundupkan, Dikemas Seolah Pupuk
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Trotoar dan Jalan Disterilkan, PKL Setono Betek Segera Direlokasi ke Dalam Pasar
• 12 jam lalurealita.co
thumb
KPK Dalami Modus Bupati Tulungagung Peras Bawahan dengan Surat Pernyataan Pengunduran Diri
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Yoshimi Ogawa Kaget Lihat Wasit Dikawal Brimob Usai Jadi Target Amarah di Laga Persiraja vs Garudayaksa, Soroti Keamanan
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Dapat Restu OJK, Muhammad Awaluddin Resmi Jadi Dirut Jasa Raharja
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.