Uni Eropa Usulkan Penguatan Misi Angkatan Laut Demi Jaga Selat Hormuz Tetap Terbuka

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengusulkan penguatan misi angkatan laut di kawasan Timur Tengah guna memastikan Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional.

Usulan tersebut disampaikan Kallas dalam pertemuan informal para pemimpin Uni Eropa yang berlangsung di Siprus.

Ia menegaskan pentingnya kebebasan navigasi di jalur strategis tersebut di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

"Semua pihak sangat jelas bahwa kebebasan navigasi tidak dapat ditawar, sehingga Selat Hormuz harus dibuka tanpa pungutan apa pun, dan kita perlu melakukan upaya untuk itu," ungkapnya.

Usulan Penguatan Misi dan Koalisi Sukarela

Kallas mengusulkan pembentukan koalisi sukarela dengan memanfaatkan misi angkatan laut Uni Eropa yang telah ada di kawasan.

Misi tersebut meliputi operasi Aspides dan Atalanta yang selama ini beroperasi di wilayah sekitar Timur Tengah.

Menurutnya, penguatan dapat dilakukan dengan menambah kapal, peralatan, serta kemampuan militer untuk mendukung stabilitas keamanan maritim.

"Dan tentu saja, karena kita memiliki operasi Aspides dan Atalanta yang memang berada di kawasan, cara tercepat untuk membentuk koalisi sukarela ini adalah dengan memanfaatkan misi tersebut, meningkatkan dan memperkuat misi itu dengan kapal, peralatan, serta kemampuan yang dibutuhkan," ia mengungkapkan.

Ketegangan Kawasan dan Dampak Konflik

Ketegangan di kawasan meningkat setelah serangan bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Pada 7 April, Amerika Serikat dan Iran sempat mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan, namun perundingan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Hingga kini belum ada kepastian mengenai kelanjutan konflik di kawasan tersebut.

Sementara itu, Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran yang berdampak pada jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Pada 21 April, Presiden Donald Trump menyatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran meski blokade laut di Selat Hormuz tetap dilanjutkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah yang Kian Mudah Diakses
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Simak! Ini Syarat Terbaru yang Harus Dipenuhi untuk Rekrut Pekerja Rumah Tangga
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
ASN di Yahukimo Dibunuh OPM, Kini Pasukan Gabungan Buru Pelaku
• 18 jam lalueranasional.com
thumb
Seskab Teddy Pantau Hunian Layak Pasar Senen
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Bupati Sumedang Pastikan Proyek Ujungjaya-Conggeang Tuntas Juni
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.