Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan sukses menjalani peran barunya sebagai salah satu andalan tim Piala Thomas Merah Putih saat memenangi partai tunggal kedua laga pembuka Grup D Piala Thomas 2026 melawan wakil Aljazair Mohamed Abderrahime Belarbi.
Alwi, yang dua tahun lalu hanya berangkat sebagai pemain pelapis, tampil dominan mengalahkan Belarbi dua gim langsung 21-8, 21-7 di Forum Horsens, Denmark, Jumat waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.
Hasil itu mengantarkan posisi tim Piala Thomas Indonesia di atas angin, unggul 2-0 atas Aljazair, setelah di partai tunggal pertama Jonatan Christie juga menang mudah 21-8, 21-6 melawan Adel Hamek.
"Dua tahun lalu saya masih jadi tunggal keempat dan sekarang tunggal kedua. Pasti bangga sekaligus senang, tapi ini suatu tanggung jawab yang harus saya emban," kata Alwi mengomentari penampilannya pasca pertandingan, seperti dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.
Juara BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2026 tersebut menegaskan dirinya siap menjawab kepercayaan yang dibebankan dengan kontribusi maksimal bagi tim.
“Saya pasti ingin memberikan yang terbaik buat Indonesia,” katanya.
Baca juga: Alwi Farhan kembalikan gelar tunggal putra tuan rumah di Istora
Baca juga: Menangi debut tunggal pertama, Jonatan bawa Indonesia ungguli Aljazair
Alwi juga mengungkapkan turnamen beregu menuntut kesiapan mental yang lebih kuat karena hasil pertandingan kerap sulit diprediksi.
“Ini turnamen beregu, jadi tidak bisa ditebak. Siapa yang tidak siap pasti akan kalah. Jadi kami harus memastikan tidak kalah dalam kemauan dan semangat,” ujarnya.
Ia menambahkan persiapan melalui pemusatan latihan bersama membantu meningkatkan kekompakan serta kesiapan teknik dan mental tim.
“Kami sudah beberapa hari melakukan training camp bersama, membangun chemistry, teknik, dan mental. Kami berharap bisa melanjutkan tren positif,” katanya.
Keunggulan 2-0 menempatkan Indonesia dalam posisi menguntungkan untuk mengamankan kemenangan pada laga pembuka.
Indonesia selanjutnya akan menurunkan Anthony Sinisuka Ginting pada partai tunggal ketiga. Dia akan berhadapan dengan Mohamed Abdelaziz Ouchefoun.
Kemudian di sektor ganda melalui Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri, sebelum ditutup oleh pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang berhadapan dengan Adel Hamek/Mohamed Abdelaziz Ouchefoun.
Baca juga: Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin turun pada laga pembuka Piala Thomas
Baca juga: Indonesia waspadai kekuatan Kanada pada laga pembuka Piala Uber 2026
Alwi, yang dua tahun lalu hanya berangkat sebagai pemain pelapis, tampil dominan mengalahkan Belarbi dua gim langsung 21-8, 21-7 di Forum Horsens, Denmark, Jumat waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.
Hasil itu mengantarkan posisi tim Piala Thomas Indonesia di atas angin, unggul 2-0 atas Aljazair, setelah di partai tunggal pertama Jonatan Christie juga menang mudah 21-8, 21-6 melawan Adel Hamek.
"Dua tahun lalu saya masih jadi tunggal keempat dan sekarang tunggal kedua. Pasti bangga sekaligus senang, tapi ini suatu tanggung jawab yang harus saya emban," kata Alwi mengomentari penampilannya pasca pertandingan, seperti dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.
Juara BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2026 tersebut menegaskan dirinya siap menjawab kepercayaan yang dibebankan dengan kontribusi maksimal bagi tim.
“Saya pasti ingin memberikan yang terbaik buat Indonesia,” katanya.
Baca juga: Alwi Farhan kembalikan gelar tunggal putra tuan rumah di Istora
Baca juga: Menangi debut tunggal pertama, Jonatan bawa Indonesia ungguli Aljazair
Alwi juga mengungkapkan turnamen beregu menuntut kesiapan mental yang lebih kuat karena hasil pertandingan kerap sulit diprediksi.
“Ini turnamen beregu, jadi tidak bisa ditebak. Siapa yang tidak siap pasti akan kalah. Jadi kami harus memastikan tidak kalah dalam kemauan dan semangat,” ujarnya.
Ia menambahkan persiapan melalui pemusatan latihan bersama membantu meningkatkan kekompakan serta kesiapan teknik dan mental tim.
“Kami sudah beberapa hari melakukan training camp bersama, membangun chemistry, teknik, dan mental. Kami berharap bisa melanjutkan tren positif,” katanya.
Keunggulan 2-0 menempatkan Indonesia dalam posisi menguntungkan untuk mengamankan kemenangan pada laga pembuka.
Indonesia selanjutnya akan menurunkan Anthony Sinisuka Ginting pada partai tunggal ketiga. Dia akan berhadapan dengan Mohamed Abdelaziz Ouchefoun.
Kemudian di sektor ganda melalui Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan menghadapi Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri, sebelum ditutup oleh pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang berhadapan dengan Adel Hamek/Mohamed Abdelaziz Ouchefoun.
Baca juga: Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin turun pada laga pembuka Piala Thomas
Baca juga: Indonesia waspadai kekuatan Kanada pada laga pembuka Piala Uber 2026





