KOMPAS.TV - Pemerintah resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi imbas perang berkepanjangan di Timur Tengah yang menyebabkan harga acuan untuk LPG melonjak. Kenaikan ini diharapkan tak berdampak pada migrasi berlebih dari pengguna LPG nonsubsidi ke LPG subsidi.
Pertengahan April 2026, Pertamina resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi, yakni ukuran 5,5 kg dan 12 kg.
Apakah penyesuaian harga sudah tepat untuk merespons gejolak biaya energi imbas perang di Timur Tengah, atau perlu langkah lain agar beban anggaran negara bisa terselamatkan?
Inilah Ulasan Istana selengkapnya.
Baca Juga: Akibat Elpiji Nonsubsidi di Kendari Dibatasi: Pasokan Turun 25 Persen, Warga Mulai Kesulitan
#gasnonsubsidi #lpg #pemerintah #prabowo #menteriesdm
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : kharismaningtyas
Sumber : Kompas TV
- lpg nonsubsidi
- harga gas
- pertamina
- energi
- perang timur tengah
- ekonomi indonesia





