Bisnis.com, PEKANBARU-- Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan kesiapan pasokan avtur guna mendukung kelancaran penerbangan haji 2026, termasuk dari embarkasi di wilayah Riau.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan stok serta keandalan operasional di seluruh bandara embarkasi haji di wilayah Sumbagut. Operasional penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yakni fase I pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026.
Sejumlah bandara utama yang dilayani di antaranya Bandara Hang Nadim, Bandara Internasional Minangkabau, Bandara Internasional Kualanamu, serta Bandara Sultan Iskandar Muda.
Region Manager Corporate Operation & Services Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Wawan Hermawan, menegaskan bahwa kesiapan operasional menjadi prioritas utama dalam mendukung kelancaran penerbangan jamaah haji.
“Kami memastikan ketersediaan stok avtur di seluruh titik embarkasi utama wilayah Sumbagut dalam kondisi aman dan mencukupi. Selain itu, keandalan sarana dan fasilitas juga terus kami jaga agar proses pengisian avtur dapat berlangsung dengan lancar dan aman,” ujarnya Jumat (24/4/2026).
Secara keseluruhan, proyeksi penyaluran avtur di wilayah Sumbagut selama periode haji 2026 diperkirakan mencapai 26.214 kiloliter (KL). Angka ini tercatat menurun sekitar 9% dibandingkan tahun 2025, seiring berkurangnya jumlah penerbangan dari embarkasi di wilayah tersebut.
Baca Juga
- Pertamina Siapkan 2.080 KL Avtur untuk Dukung Penerbangan Haji Embarkasi Palembang
- Pertamina Jamin Pasokan 80.000 KL Avtur di 14 Bandara Embarkasi Haji
- Pertamina Siapkan 26.214 KL Avtur Selama Periode Penerbangan Haji di Sumbagut
Untuk memastikan kelancaran layanan, Pertamina telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif, mulai dari peningkatan stok avtur, optimalisasi fasilitas pengisian, hingga kesiapsiagaan sumber daya manusia selama masa operasional haji berlangsung.
Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti maskapai, otoritas bandara, serta instansi terkait guna menjamin proses pengisian avtur berjalan tepat waktu dan sesuai standar keselamatan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa kesiapan avtur menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji masyarakat.
“Kesiapan layanan avtur ini bukan hanya tentang operasional, tetapi juga bagian dari kontribusi kami dalam mendukung perjalanan ibadah haji masyarakat. Kami ingin memastikan setiap proses berjalan lancar sehingga jemaah dapat berangkat dengan tenang dan nyaman,” katanya.
Dengan kesiapan tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional serta mendukung kelancaran agenda strategis, termasuk penyelenggaraan ibadah haji 2026.





