Fajar waspadai kekuatan Thailand, khususnya di sektor ganda

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kapten Tim Piala Thomas Indonesia Fajar Alfian menyatakan ia bersama rekan-rekannya mewaspadai kekuatan Thailand menjelang pertemuan kedua tim dalam lanjutan penyisihan Grup D.

Indonesia mengawali penampilan di Grup D dengan kemenangan sempurna 5-0 atas Aljazair, sedangkan Thailand dinilai Fajar juga tampil meyakinkan saat memenangi laga pembuka melawan Prancis dengan skor 4-1 terutama berkat kontribusi sektor ganda Negeri Gajah Putih.

Fajar merujuk pada keberhasilan dua pasangan ganda Thailand yang sukses menyumbang poin atas Prancis.

"Thailand hari ini bermain sangat baik bisa mengalahkan Prancis. Dua ganda mereka juga menghasilkan poin,” ujar Fajar dalam keterangan resmi PP PBSI setelah Indonesia mengalahkan Aljazair 5-0 pada laga Grup D di Forum Horsens, Denmark, Jumat waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Secara khusus Fajar menyoroti keputusan Thailand menurunkan kembali Dechapol Puavaranukroh di sektor ganda putra. Pemain yang sebelumnya dikenal sebagai spesialis ganda campuran itu kembali berpasangan dengan Ruttanapak Oupthong.

Menurut Fajar, kombinasi tersebut menunjukkan fleksibilitas Thailand dalam meracik komposisi pemain, sekaligus memperkuat lini ganda mereka yang akan menjadi ancaman bagi Indonesia pada laga kedua Grup D, Minggu (26/4).

“Dechapol kembali bermain ganda berpasangan dengan Ruttanarak Oupthong yang juga pemain ganda campuran. Sangat luar biasa dan tidak boleh diremehkan,” katanya.

Ia menyebut kekuatan tersebut membuat Thailand menjadi salah satu tim yang harus diwaspadai di fase grup, terutama karena sektor ganda kerap menjadi penentu dalam pertandingan beregu.

"Semoga siapa pun nanti yang diturunkan bisa memberikan yang terbaik," ujar Fajar.

Baca juga: Fajar/Fikri jadikan laga lawan Aljazair sebagai ajang adaptasi

Baca juga: Raymond/Joaquin sempurnakan kemenangan Indonesia atas Aljazair 5-0

Thailand membuka kampanye dengan kemenangan 4-1 atas Prancis.

Thailand mengamankan poin melalui Kunlavut Vitidsarn yang mengalahkan Christo Popov 21-15, 22-20, serta Panitchaphon Teeraratsakul yang menundukkan Alex Lanier 21-17, 21-19.

Prancis sempat memperkecil ketertinggalan melalui Toma Junior Popov yang mengalahkan Puritat Arree 21-6, 21-7.

Namun harapan itu pun pupus setelah Thailand melalui pasangan Ruttanapak Oupthong/Dechapol Puavaranukroh mengalahkan Julien Maio/William Villeger 21-15, 21-17, 21-10. Sementara pasangan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul menutup kemenangan Thailand dengan mengalahkan Christo Popov/Toma Junior Popov 11-21, 21-12, 21-12.

Sementara Indonesia, menyapu bersih lima laga melawan Aljazair demi memimpin klasemen sementara Grup D.

Jonatan Christie membuka keunggulan dengan menundukkan Adel Hamek 21-8, 21-6. Alwi Farhan kemudian memperbesar skor setelah mengalahkan Mohamed Abderrahime Belarbi 21-8, 21-7.

Anthony Sinisuka Ginting memastikan kemenangan Indonesia setelah mengalahkan Mohamed Abdelaziz Ouchefoun 21-8, 21-6.

Di sektor ganda, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menambah keunggulan menjadi 4-0 setelah mengalahkan Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri 21-14, 21-8.

Lalu Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menutup kemenangan sempurna Indonesia 5-0 atas Aljazair setelah tampil dominan saat mengalahkan Adel Hamek/Mohamed Abdelaziz Ouchefoun dua gim langsung 21-4, 21-7.

Baca juga: Ginting bakal manfaatkan jeda satu hari untuk evaluasi dan visualisasi

Baca juga: Menangi debut tunggal pertama, Jonatan bawa Indonesia ungguli Aljazair


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi Film Korea Dibintangi Krystal Jung, Terbaru Tentang Perjuangan Menjadi Aktor
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Panas di Arab Saudi Tembus 39 Derajat Bikin Jemaah Haji Rentan Dehidrasi
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
Rekomendasi Sneakers untuk Berbagai Acara
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Hotman Paris Posting Dugaan Penyekapan di Hotel Jakarta Utara, Polres Metro Jakut Ungkap Hasil Penggeledahan
• 3 jam laludisway.id
thumb
Pesan Forum Kebangsaan Pimpinan MPR & DPR 1999-2024 untuk Pemerintah
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.