Analisis Praktisi Kepolisian soal 2 PRT Lompat dari Lantai 4: Ada Situasi dan Kondisi yang Memaksa

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Praktisi kepolisian Brigjen Pol (Purn) Sri Suari, dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV, Jumat (24/4/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Praktisi kepolisian Brigjen Pol (Purn) Sri Suari, menduga ada situasi dan kondisi yang memaksa dalam kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) melompat dari lantai empat rumah kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang.

Menurutnya, patut diduga kedua korban sudah mengetahui bahwa tempat mereka melompat bukan ketinggian yang rendah dan dapat membahayakan keselamatan.

“Pertanyaan kita adalah, mereka, si para korban, patut sudah bisa menduga bahwa itu bukan ketinggian yang rendah, ketinggian yang cukup membahayakan,” ucapnya dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Dua PRT Lompat dari Lantai 4 Rumah Kos di Jakarta, Satu Meninggal

Ia menegaskan, polisi harus mengungkap tentang sejauh mana tekanan yang dialami oleh para korban sehingga mereka diduga mengalami kepanikan dan melompat.

“Menjadi pertanyaan yang harus diungkap oleh kepolisian adalah, sejauh mana tekanan terhadap korban, sehingga menyebabkan mereka mengalami panik, atau harus mengambil keputusan meloncat sehingga keluar ke jalan raya, tidak jatuh ke halaman kos-kosan,” katanya.

“Ini menjadi hal yang harus digali, sejauh mana tekanan.”

Sri juga meyakini, hasil penyelidikan forensik akan dapat mengungkapkan fakta atau peristiwa yang dialami oleh para korban, termasuk korban yang meninggal dunia.

“Saya meyakini bahwa korban yang telah meninggal tetap akan bisa berbicara melalui hasil forensik.  Tetap akan bisa bicara, apakah ada jejak-jejak penganiayaan sebelum korban,” ujarnya.

“Walaupun dapat diketahui bahwa korban meninggal bisa saja karena benturan, tetapi akan tetap berbicara, tubuh korban akan tetap berbicara melalui keterangan ahli yang diberikan oleh ahli forensik, selain (keterangan dari) si korban temannya,” ucapnya.

Ia juga berpendapat, tidak mungkin orang yang berada dalam situasu normal akan melompat dari ketinggian lantai empat.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • lompat dari lantai empat
  • prt tewas
  • pekerja rumah tangga
  • praktisi kepolisian
  • jakarta
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 91,86 Persen, Waskita Karya Optimistis Rampung Tepat Waktu
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Duduk Perkara Kasus Emiten Jusuf Hamka CMNP Gugat Hary Tanoesoedibjo dan BHIT
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Fajar Alfian Minta Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Siaran Langsung dan Live Streaming FP2 Moto3 Spanyol: Veda Ega Pratama Pamer Skill Setelah Berlatih Keras di Sirkuit Marc Marquez
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Usai Lantik Pejabat, Bupati Takalar Tekankan Inovasi Pendidikan hingga Digitalisasi UMKM
• 23 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.