Usai Lantik Pejabat, Bupati Takalar Tekankan Inovasi Pendidikan hingga Digitalisasi UMKM

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TAKALAR — Usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pattallassang, Kamis (24/4/2026), Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menekankan pentingnya inovasi di setiap sektor pemerintahan.

Dalam arahannya, Daeng Manye meminta para pejabat yang baru dilantik tidak hanya mempertahankan capaian yang ada, tetapi juga mampu menghadirkan terobosan baru.

“Prinsipnya sekarang mempertahankan dan lebih baik. Bagaimana membuat yang lebih baik dan dipertahankan, itu butuh inovasi,” tegasnya.

Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada pemahaman pejabat terhadap kebutuhan dasar di bidang masing-masing. Sektor pendidikan menjadi perhatian khusus, terutama dalam peningkatan kapasitas kepala sekolah.

Menurutnya, setiap kepala sekolah wajib memahami Rapor Pendidikan dan ARKAS sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Saya minta setiap kepala sekolah harus paham tentang Rapor Pendidikan dan ARKAS. Kalau tidak paham, saya ganti,” ujarnya.

Daeng Manye menjelaskan, Rapor Pendidikan menjadi indikator mutu sekolah yang mencakup aspek literasi, numerasi, hingga karakter siswa. Sementara ARKAS berkaitan dengan pengelolaan anggaran pendidikan.

“Kalau tidak tahu data, bagaimana mau diperbaiki? Masih banyak kepala sekolah yang tidak paham mana indikator merah dan hijau,” tambahnya.

Ia mengibaratkan kepala sekolah seperti pengemudi transportasi online yang wajib memahami navigasi.

“Tidak ada ceritanya sopir tidak bisa baca peta. Begitu juga kepala sekolah harus paham Rapor Pendidikan dan ARKAS,” katanya.

Selain pendidikan, Bupati juga menyoroti peran Inspektorat dalam pengawasan penggunaan anggaran daerah. Ia menyebut Inspektorat sebagai mata dan telinga kepala daerah.

“Semua yang menggunakan anggaran, itu areanya. Harus dicek satu per satu supaya berjalan sesuai koridor,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan peran Sekretaris Dewan agar menjaga hubungan antara eksekutif dan legislatif tetap seimbang melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.

Di sektor ekonomi, Daeng Manye menekankan pentingnya pengembangan UMKM sebagai tulang punggung penciptaan lapangan kerja. Namun, ia menilai masih banyak pelaku UMKM di Takalar yang belum tersentuh digitalisasi.

“Masih banyak UMKM yang tidak punya maps di Google, belum paham digitalisasi, dan belum mengerti akses perbankan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa di era digital saat ini, pelaku usaha harus mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar. Bahkan, masih banyak usaha seperti penginapan, rumah makan hingga bengkel yang belum terdata secara digital.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar yang baru dilantik, Dody Ryan Saputra, menyatakan kesiapannya menjalankan arahan Bupati.

Ia menegaskan fokus utamanya adalah mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian Indeks Pembangunan Manusia sektor pendidikan di Kabupaten Takalar.

“Bagaimana supaya bisa mempertahankan dan meningkatkan IPM pendidikan. Kabupaten Takalar sekarang menduduki peringkat pertama,” ujarnya.

Ia menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat jajaran pendidikan berpuas diri. Inovasi tetap diperlukan agar kualitas pendidikan terus meningkat.

“Bukan berarti kami berpuas diri, tapi bagaimana bersama menjaga dan memberikan inovasi untuk mendukung program Bupati,” kata Dody.

Usai pelantikan, suasana berlangsung hangat. Dody Ryan Saputra tampak melayani permintaan foto dari kerabat dan kolega. Sejumlah camat se-Kabupaten Takalar juga ikut mengabadikan momen tersebut, menutup rangkaian pelantikan yang berlangsung hingga malam hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Korupsi Tambang Samin Tan, Sosok Ini Dijemput Paksa Kejagung karena Tak Kooperatif
• 16 jam laludisway.id
thumb
SPPG Diminta Gunakan Pangan Lokal agar Tekan Lonjakan Harga Bahan Baku
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Kabar Buruk Real Madrid: Eder Militao dan Arda Guler Absen Hingga Akhir Musim
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
15,5 Juta Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Kemenkes Perkuat Pendampingan
• 10 jam laludisway.id
thumb
Kisah Jenderal Tempur TNI Jadi Tentara karena Boneka Jailangkung, Karier Militernya Moncer!
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.