Satgas TMMD ke-128 Bersama Rakyat, Gotong Royong Wujudkan Akses Penghubung Dua Desa

terkini.id
13 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Jeneponto – Di bawah langit yang cerah, semangat kebersamaan terpancar jelas di lokasi pekerjaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-128. Sehari demi sehari, pekerjaan peningkatan jalan tani yang menghubungkan dua wilayah penting di Kabupaten Jeneponto terus dikebut dengan penuh kesungguhan. Jalur yang menghubungkan Desa Arungkeke di Kecamatan Arungkeke dengan Desa Camba-Camba di Kecamatan Batang ini, bukan sekadar urusan tanah dan batu, melainkan jembatan harapan yang akan mengubah wajah perekonomian warga setempat.

Sejak pagi hari, tampak pemandangan yang menyentuh hati. Tidak ada sekat pangkat maupun perbedaan kedudukan. Personel TNI, anggota Polri, dan warga masyarakat bekerja berdampingan. Ada yang mengangkut batu, ada yang menyusunnya rapi sebagai pondasi jalan, ada pula yang meratakan tanah dan memadatkan lapisan dasar. Keringat yang membasahi tubuh mereka seolah menjadi tanda kasih sayang kepada tanah kelahiran, dan suara riuh pekerjaan menjadi irama indah persatuan.

Semangat gotong royong yang menjadi warisan budaya bangsa ini benar-benar hidup kembali di sini. Pekerjaan yang seharusnya memakan waktu lama, dapat berjalan lebih cepat dan ringan karena semua pihak bahu-membahu memberikan tenaga dan pikiran. Semua memiliki tujuan yang sama: agar jalan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Bagi masyarakat di kedua desa, kehadiran jalan ini memiliki arti yang sangat besar. Selama ini, akses yang sulit seringkali menjadi hambatan utama. Hasil panen seperti padi, jagung, dan berbagai hasil kebun sulit diangkut menuju pasar, sehingga harga jual menjadi rendah dan waktu pengiriman menjadi lama. Nantinya, setelah jalan ini selesai dibangun, segala kesulitan itu akan sirna. Petani dapat membawa hasil usahanya dengan lebih mudah, cepat, dan aman.

Dansatgas TMMD ke-128 sekaligus Dandim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini menjadi salah satu sasaran utama yang diprioritaskan.

“Jalan tani ini bukan sekadar infrastruktur biasa. Ini adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Sebagai akses utama kegiatan sehari-hari, kualitas jalan yang baik akan sangat menunjang seluruh aktivitas warga, terutama dalam dunia pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama mereka,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh tim terus bekerja secara maksimal agar pembangunan berjalan sesuai rencana. “Kami libatkan seluruh kekuatan yang ada, baik dari unsur aparat maupun warga sendiri. Kami yakin, dengan semangat kebersamaan ini, beban yang berat pun akan terasa ringan dan hasilnya bisa segera dinikmati bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap hasil kerja keras ini tidak hanya berupa jalan yang kokoh, tetapi juga membawa dampak yang nyata bagi kesejahteraan.

“Harapan kami sederhana saja, semoga jalan ini menjadi awal dari kemajuan. Ketika distribusi hasil pertanian berjalan lancar, otomatis pendapatan masyarakat akan meningkat. Inilah tujuan utama kami hadir, membangun bukan hanya fasilitas, tetapi juga masa depan yang lebih baik untuk warga Jeneponto,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Napoli Hantam Cremonese 4-0
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Perdana, Lo Kheng Hong Lego 8,18 Juta Saham SIMP, Emiten CPO Grup Salim
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur Usai Luka Serius akibat Serangan di Lebanon
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Iran Tegaskan Tak Ada Rencana Pertemuan dengan AS di Islamabad
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang Go Private, Indonet (EDGE) Tunjuk Dirut Baru dan Kembali Absen Bagi Dividen
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.