Teheran, VIVA – Juru Bicara Kementerian Luar (Kemlu) Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan Menlu Iran Abbas Araghchi telah tiba di Islamabad untuk bertemu dengan para pejabat senior Pakistan dan tidak ada rencana pertemuan langsung dengan pihak Amerika Serikat.
Pertemuan tersebut berlangsung di tengah upaya mediasi Pakistan yang terus berlanjut untuk meredakan ketegangan antara Iran dan AS.
Di platform media sosial X, Sabtu, Baqaei mengatakan bahwa pertemuan itu akan dilakukan seiring dengan upaya mediasi dan jasa baik Pakistan yang sedang berlangsung untuk membantu mengakhiri perang agresi oleh Amerika serta memulihkan stabilitas di kawasan.
"Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS. Pandangan Iran akan disampaikan kepada Pakistan," kata Baqaei.
Sebelumnya, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, yang juga menantu Presiden AS Donald Trump, akan bertolak ke Pakistan, Sabtu, untuk melakukan pembicaraan dengan perwakilan Iran.
"Saya dapat memastikan bahwa utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner akan ke Pakistan lagi besok pagi untuk terlibat dalam pembicaraan langsung, dimediasi oleh pihak Pakistan yang telah menjadi mediator luar biasa sepanjang proses ini, dengan perwakilan dari delegasi Iran," kata Leavitt kepada Fox News.
Dia menambahkan Wakil Presiden AS J.D. Vance akan tetap berada di AS, meskipun tetap ingin terlibat dalam seluruh proses tersebut.
Pakistan meningkatkan upaya untuk menghidupkan kembali perundingan putaran kedua antara Iran dan AS, Sabtu. Sejumlah sumber menyebutkan pembicaraan dengan Teheran dapat membuka jalan bagi negosiasi lanjutan setelah putaran pertama dialog langsung di Islamabad pada 11–12 April.
Perundingan tersebut berlangsung setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua pekan sejak 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang ditentukan.
Perkembangan itu terjadi di tengah ketegangan sejak pecahnya perang AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, dengan upaya yang difokuskan pada tercapainya kesepakatan lebih luas untuk mengakhiri pertikaian. (Ant)





