Ga Main-main! Purbaya Bakal Kerjar Lagi 40 Perusahaan Baja Asal China Pengemplang Pajak

wartaekonomi.co.id
11 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akan kembali memburu sekitar 40 pelaku usaha baja ilegal asal China yang diduga masih beroperasi di Indonesia tanpa memenuhi kewajiban perpajakan.

Purbaya mengungkapkan, pihaknya telah membahas persoalan tersebut dengan Kedutaan Besar China. Ia menilai sejumlah perusahaan tersebut belum menunjukkan itikad untuk menjalankan bisnis secara adil meski sudah diberikan peringatan.

“Sepertinya tebakan mereka benar, kita nggak akan berubah.

Tapi saya akan berubah sebentar lagi. Saya sudah sampaikan pesan ke dutan besar China di mana sebagian besar itu perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sini untuk minta mereka melakukan bisnis yang fair,” kata Purbaya di Jakarta, Jumat (24/4/2026). 

Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila praktik tersebut terus berlangsung. 

“Tapi kalau kita lihat belum jalan yaudah, kita kejar dan gebuk lagi sebentar. Dalam waktu nggak terlalu lama saya akan kejar lagi, saya akan datang ke sana,” pungkasnya. 

Ia juga mengaku telah menerima laporan bahwa puluhan perusahaan baja tersebut masih menjalankan aktivitas bisnis seperti biasa, meski diduga tidak membayar pajak sesuai ketentuan.

“Saya dapat laporan perusahaan-perusahaan baja yang 40 yang menjalankan bisnis tanpa membayar pajak semestinya, itu masih jalan seperti biasa. Sepertinya tebakan mereka benar, kita gak akan berubah. Namun saya akan berubah sebentar lagi,” pungkasnya. 

Baca Juga: Purbaya sebut Wacana Pajak Kapal di Selat Malaka Tidak Serius

Adapun reformasi perpajakan yang tengah dijalankan mulai menunjukkan hasil positif terhadap penerimaan negara. Hingga 31 Maret 2026, realisasi penerimaan pajak tercatat mencapai Rp394,8 triliun atau tumbuh 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski demikian, angka tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Januari hingga Februari 2026 yang sempat mencapai 30 persen.

“Dan reformasi setelah itu termasuk pajak sehingga income kita di 3 bulan pertama naik 20% dibanding tahun lalu,” terangnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Tunda Pungut Pajak Tol dan Orang Kaya, Tunggu Ekonomi Membaik
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Bakal Sikat Pejabat Pajak Nakal yang Bermain Restitusi, Siap-siap Dicopot!
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemhan RI Berduka atas Wafatnya Prajurit TNI di Lebanon
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
AS tawarkan Rp172 miliar untuk informasi Hashim Finyan Rahim al-Saraji
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
MINE Tebar Dividen Rp14,75 per Saham, Ini Jadwal Pencairannya
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.