HARIAN FAJAR, JAKARTA – Ini pengumuman penting yang patut disimak. Pasalnya, muncul narasi viral di media sosial yang mengklaim adanya kenaikan gaji dan rapel bagi para pensiunan PNS pada tahun 2026. PT Taspen (Persero) akhirnya memberikan penjelasan resmi agar pensiunan tidak tertipu. Setelah melakukan penelusuran, menyatakan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.
Pemerintah hingga kini belum menerbitkan regulasi baru terkait kenaikan gaji pokok pensiunan untuk tahun anggaran 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memang tengah mengkaji kebijakan fiskal. Belum ada aturan baru yang disahkan.
Besaran gaji pensiunan masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024. Ini sebagai dasar gaji pokok purnabakti PNS yang telah mengalami kenaikan sebesar 12% sejak Januari 2024.
Artinya, nominal gaji yang diterima para pensiunan pada bulan April 2026 akan tetap sama dengan bulan-bulan sebelumnya. Tidak ada tambahan rapel atau kenaikan mendadak.
Waspada Modus Penipuan Berkedok “Rapel Pensiun”Kepada para pensiunan, Taspen mengingatkan agar berhati-hati terhadap oknum yang memanfaatkan isu kenaikan gaji untuk melakukan penipuan dan menguras rekening peserta. Taspen menegaskan komitmennya pada prinsip 5T yaitu Tepat Administrasi, Orang, Waktu, Jumlah, dan Tempat.
Taspen TIDAK PERNAH meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP melalui telepon atau pesan singkat.
Seluruh layanan pencairan pensiun juga GRATIS tanpa biaya apapun.
Autentikasi dan Penyaluran DanaSejak tahun 2025, Taspen meluncurkan aplikasi superapps “Andal by Taspen” yang kini telah digunakan oleh lebih dari 2,5 juta pensiunan. Aplikasi ini memudahkan proses autentikasi sehingga pencairan gaji pensiun dapat dilakukan tepat waktu tanpa hambatan.
Cara autentikasi menggunakan HP cukup mudah, bahkan bisa meminjam HP keluarga. Pensiunan hanya perlu mengunduh aplikasi “Andal by Taspen” di Playstore atau Appstore, memasukkan data seperti NIK, Nomor TASPEN (NOTAS), atau KPE, kemudian melakukan swafoto (selfie) untuk verifikasi wajah sesuai data yang terekam (enrollment).
Jika muncul pesan “Proses Autentikasi Anda Berhasil”, berarti dana siap disalurkan ke rekening mitra bayar.
Pentingnya Verifikasi dan Waspada terhadap HoaksVerifikasi kebenaran informasi sangat krusial bagi kelompok lansia yang rentan terhadap siberkrim. Berdasarkan riset dari Kementerian Komunikasi dan Digital, penipuan berkedok bantuan sosial atau dana pemerintah merupakan salah satu jenis hoaks dengan frekuensi tertinggi di Indonesia.
Taspen menyarankan agar para pensiunan selalu menggunakan kanal resmi www.taspen.co.id untuk mengecek status hak mereka dan tidak mudah percaya pada video atau pesan WhatsApp yang menjanjikan uang kaget.
Pastikan data biometrik sudah terekam agar proses autentikasi setiap awal bulan berjalan lancar dan dana pensiun dapat cair tepat waktu.





