Purbaya Pastikan Tak Terapkan Pajak Pelayaran di Selat Malaka

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Terkini, pemerintah justru sedang menggodok aturan untuk memberikan nilai tambah di titik berlabuh kapal-kapal industri.

Purbaya Pastikan Tak Terapkan Pajak Pelayaran di Selat Malaka. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu soal pengenaan pajak pelayaran di Selat Malaka. Pemerintah bakal menjunjung prinsip hukum laut internasional yang diratifikasi Indonesia sesuai konsensus internasional United Nations Convention on the Law of the Sea (Unclos).

"Kami belum pernah merencanakan untuk mengutip (pajak pelayaran di Selat Malaka). Saya Deputi Menteri bagian eko-maritim yang dulu urusi maritim dan energi. Jadi saya tahu betul peraturannya," kata Purbaya saat jumpa pers di gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:
Purbaya Ungkap Proyek Whoosh dan LRT Minim Pengawasan, Berujung Bebani Keuangan Negara

Terkini, pemerintah justru sedang menggodok aturan untuk memberikan nilai tambah di titik berlabuh kapal-kapal industri. Wacana ini muncul dari keluhan kalangan pengusaha pelabuhan, yang menginginkan adanya penyesuaian aturan agar dermaga bersandar menjadi tempat yang bernilai ekonomi atas aktivitas kapal-kapal kargo industri yang bersandar.

"Jadi perjanjian hukum laut internasional, itu yang kami jalankan. Makanya saya sekarang ingin membuat itu (dermaga di suatu pulau) sebagai tempat labuh jangkar, pengisian bahan bakar, dan lain-lain. Kami diwajibkan mengizinkan kapal-kapal yang lewat di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Bahkan pemerintah harus menjaga keamanan di sana," kata dia.

Baca Juga:
Menkeu Purbaya Godok Insentif Kendaraan Listrik, Rencananya Rp5 Juta Per Unit

Adapun sebelumnya, Purbaya melontarkan gagasan mengenai potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam memanfaatkan jalur perdagangan strategis dunia. Dia menyoroti posisi Selat Malaka yang selama ini belum dioptimalkan untuk memberikan kontribusi pendapatan bagi negara.

Baca Juga:
Purbaya Tunjuk Dua Plh Dirjen Gantikan Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman

Meski begitu, dia mengakui konsep pemajakan jalur tersebut belum tentu bisa direalisasikan. Sebagaimana diketahui, porsi jalur perairan di Selat Malaka paling besar di daerah Indonesia.

"Singapura kecil, Malaysia sama kita bagi dua lah. Kalau bisa seperti itu, tapi kan enggak begitu. Jadi dengan segala kekayaan kita, kita tidak boleh berpikir defensif, kita harus mulai main ofensif. Tapi tetap terukur," ujar Purbaya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Legia Warszawa dan Dony Tri Pamungkas: Ketika Talenta Indonesia Dilirik Penguasa Polandia
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Wuling Eksion Juga Dapat Garansi Baterai hingga Motor Controller Seumur Hidup
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Heboh Ide Pajaki Kapal Lewat Selat Malaka, Menkeu Purbaya: Jadi Itu Konteksnya Tidak Serius
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Selangkah Lagi Borneo FC Rebut Gelar Juara Super League dari Persib Bandung
• 18 jam laluharianfajar
thumb
NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Tunggal: Tak Lolos di DPR, Suara DPRD Hangus
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.