Borong 2 Penghargaan di NGA 2026, Gubernur Ansar: Birokrasi Cepat dan Digital Umpan Utama Investasi

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menegaskan bahwa daya tarik investasi di wilayahnya tidak lagi sekadar mengandalkan keringanan pajak atau insentif fiskal. Pemprov Kepri kini menjadikan reformasi birokrasi yang gesit, efektif, dan serba digital sebagai umpan utama untuk memikat penanam modal.

Gagasan tersebut disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, usai memborong dua penghargaan bergengsi sekaligus pada ajang National Governance Awards 2026 lewat kategori Outstanding Provinces in Industrial and Investment Group dan Strategic Leadership in Human Development Excellence.

Ansar menilai, penghargaan ini membuktikan bahwa strategi transformasi ekonomi bertajuk "Permata Biru Ekonomi di Gerbang Utara Indonesia" berjalan di jalur yang tepat.

"Bagi kami, investasi itu bukan hanya dalam bentuk fiskal. Layanan birokrasi yang baik, cepat, efisien, dan tepat itu juga adalah bagian dari insentif investasi yang paling dicari pengusaha," tegas Ansar usai memenangkan penghargaan di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Guna mewujudkan ekosistem investasi yang adil dan kompetitif tersebut, Ansar menginstruksikan jajarannya untuk mengebut digitalisasi layanan perizinan secara masif. Ia menuntut keterlibatan dan inovasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memangkas rantai birokrasi yang berbelit.
 

Baca Juga :

Menteri Pembangunan Masyarakat Instruksikan Kepala Daerah Cepat Berbenah Lewat National Governance Awards


Ketegasan dalam membenahi iklim investasi ini tidak lepas dari gaya kepemimpinan Ansar yang meraih predikat Strategic Leadership. Ia memaparkan penerapan konsep tata kelola modern bernama communal leadership atau kepemimpinan komunal di lingkungan Pemprov Kepri.

Melalui sistem ini, Ansar tidak menempatkan jajarannya sekadar sebagai bawahan, melainkan mitra kerja strategis yang dipatok dengan indikator keberhasilan terukur, baik secara ekonomi maupun sosial. Ia mewajibkan seluruh jajarannya memiliki mental pelayan masyarakat yang tangguh.


Malam penghargaan National Governance Awars 2026

"Dalam situasi keterbatasan apa pun, saya tidak mendidik mereka untuk senantiasa mengeluh, tapi bagaimana mereka bisa berpeluh, bekerja maksimal memberikan yang terbaik," papar Ansar.

Bagi Ansar, kepemimpinan dan kekuasaan pada hakikatnya adalah alat bantu untuk memudahkan hajat hidup orang banyak. Ia meyakini, birokrasi yang mempermudah urusan rakyat dan investor pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan Kepri secara menyeluruh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengurusan Perkupi Jakarta Resmi Dilantik, Rano Karno Soroti Peran Kerukunan Umat
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Satire Lagu Siti Mawarni dan Darurat Narkoba di Sumut
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Mandalika Racing Series 2026 Hadirkan Dua Kelas Baru untuk Perkuat Pembinaan Pembalap Muda
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Infrastruktur Logistik Tak Merata Jadi Tantangan Serius Program Makan Bergizi Gratis
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Wamendagri: Ide KPK soal Jabatan Ketum Parpol Jangan Bertentangan dengan UUD
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.