KOMPAS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya membangun iklim kompetitif antarkepala daerah guna mendorong peningkatan kinerja daerah.
Hal itu disampaikan Tito dalam acara National Governance Awards 2026 yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, sistem pemerintahan Indonesia yang menganut otonomi daerah memberikan kewenangan besar kepada pemerintah daerah (pemda). Kondisi tersebut menjadikan kinerja daerah sebagai faktor penting yang berkontribusi langsung terhadap capaian nasional.
Tito menekankan bahwa kinerja nasional merupakan agregasi dari kinerja pemerintah pusat dan seluruh daerah.
“Ini tantangannya. Karena semua daerah-daerah ini satu saja yang kinerjanya anjlok bisa memengaruhi kinerja nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (25/4/2026).
Baca juga: Harga Elpiji 5,5 Kg Naik, Pemda DIY Mitigasi Migrasi Konsumen ke Gas 3 Kg
Oleh karena itu, Tito menilai penting memastikan seluruh pemda bekerja optimal, mengingat kepala daerah berasal dari latar belakang yang beragam.
Sebagai pembina penyelenggaraan pemerintahan daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus berupaya memperkuat kinerja kepala daerah, salah satunya melalui pemberian penghargaan.
“Berbagai upaya pembinaan dilakukan, baik melalui kegiatan formal maupun informal. Namun, salah satu yang efektif adalah membangun iklim kompetitif antarkepala daerah,” tutur Tito.
Tito menambahkan, mekanisme reward and punishment terbukti efektif dalam mendorong kepala daerah menunjukkan kinerja terbaik, sekaligus menjadi sarana menampilkan kepala daerah berprestasi.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan ajang National Governance Awards 2026. Menurut Tito, keterlibatan pihak eksternal, khususnya media arus utama, memberikan nilai tambah dalam proses penilaian dan publikasi.
Baca juga: Pemkab Jember Borong 3 Penghargaan, dari Layanan Publik hingga Pemberdayaan Perempuan
“Kepada kepala daerah yang belum beruntung mendapatkan penghargaan, kami harapkan juga terpancing (untuk meningkatkan kinerja) agar bisa meraih penghargaan yang sama,” katanya.
Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, kepala daerah penerima penghargaan, serta pejabat terkait lain.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




