Iran belum mengambil keputusan final terkait partisipasinya dalam Piala Dunia FIFA 2026. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Nasional Iran, Mahdi Alinejad, pada Kamis (23/4).
Berbicara di sela ajang Asian Beach Games di Sanya, Alinejad menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan pemerintah Iran. Meski belum ada kepastian, tim nasional disebut tetap menjalani persiapan.
"Pemerintah Iran belum membuat keputusan final, tetapi tim sedang melakukan persiapan. Situasi kami khusus karena Piala Dunia akan digelar di Amerika Serikat. Keselamatan atlet menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Turnamen Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Iran telah memastikan tiket ke putaran final dan tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, dengan seluruh laga fase grup direncanakan berlangsung di Amerika Serikat.
Namun, situasi geopolitik yang memanas menyusul konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat partisipasi tim tersebut masih belum pasti.
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan Iran “pasti” akan tampil di turnamen tersebut. Namun, Alinejad menegaskan pernyataan itu bukan keputusan resmi pemerintah Iran.
“Itu pandangan Infantino. Kami belum membuat keputusan. Saya berharap tim bisa tampil, tetapi keputusan ada di pemerintah,” katanya.
Di tengah ketidakpastian, Kantor Berita Mehr melaporkan tim Iran tetap menjalankan agenda persiapan, termasuk pemusatan latihan dan pengumuman daftar 30 pemain.
Sementara itu, laporan Financial Times menyebut seorang utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meminta FIFA mempertimbangkan mengganti Iran dengan Italia.
Alinejad juga mengungkapkan bahwa sektor olahraga Iran terdampak berat akibat konflik. Lebih dari 100 atlet dilaporkan tewas, sementara sejumlah fasilitas olahraga mengalami kerusakan, termasuk Kompleks Olahraga Azadi yang dibangun untuk Asian Games 1974.
Meski demikian, Iran tetap berupaya mempertahankan aktivitas olahraga internasional, hampir 100 anggota kontingen dilaporkan menempuh perjalanan darat ke Turkmenistan sebelum terbang ke Beijing dan melanjutkan perjalanan ke Sanya untuk mengikuti Asian Beach Games sesuai jadwal.





