Brigjen TNI Donny Pramono Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) mengungkapkan bahwa perwakilan Indonesia sedang mengurus proses pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia dari Beirut, Lebanon.
Praka Rico sendiri merupakan salah satu prajurit TNI di Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) yang meninggal usai di bom oleh militer Zionis Israel beberapa waktu lalu di Lebanon.
“Proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan dan TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga,” ujar Donny dalam siaran pers resmi Dispenad, Sabtu (25/4/2026) yang dikutip Antara.
Namun masih belum pasti kapan jenazah Praka Rico dapat dipulangkan dari Beirut. Ia juga mengatakan bahwa TNI AD menyampaikan belasungkawa dan rasa hormat setinggi-tingginya kepada Praka Rico Pramudia, yang gugur saat menjaga perdamaian di Lebanon.
Saat ini total prajurit TNI yang gugur di Lebanon selatan dalam misi perdamaian UNIFIL berjumlah empat orang, yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon dan Praka Rico Pramudia.
Sebelumnya, Praka Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang terluka dalam serangan Israel di Lebanon pada, Minggu 29 Maret lalu. Di kejadian dan tempat yang sama, Praka Farizal Romadhon gugur di tempat akibat serangan langsung yang diterima.
Rico yang mengalami luka berat segera dibawa ke Rumah Sakit St. George di Beirut dengan menggunakan helikopter guna mendapat perawatan medis secara intensif. Namun setelah beberapa pekan perawatan intensif, Rico dinyatakan gugur di rumah sakit. (ant/vve/bil/faz)




