DPRD Jabar Dukung Dedi Mulyadi Evaluasi Kerja Sama Hotel Pullman Bandung dan Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Komisi I DPRD Jabar mendukung langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Pasalnya, Pemprov Jabar akan mengevaluasi perjanjian kerja sama (PKS) dengan Hotel Pullman.

Letak Hotel Pullman sendiri berada di kawasan pusat Kota Bandung. Dedi Mulyadi menginginkan evaluasi ini sebagai rangka memperbaiki tata kelola aset daerah.

Ketua Komisi I DPRD Jabar Rahmat Hidayat Jati mendukung langkah Dedi Mulyadi sebagai salah satu poin penting dibicarakan dalam Rapat Kerja Komisi I bersama Biro Umum Setda Jabar, Biro Hukum, Inspektorat, serta Bappeda.

Alasan DPRD Jabar Dukung Langkah Dedi Mulyadi Evaluasi Aset Daerah
Dedi Mulyadi soal penataan Gedung Sate
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Rahmat menyebut evaluasi ini sebagai penekanan sekaligus menguatkan dukungan tugas. Langkah dari KDM juga mendorong fungsi pelaksanaan Pemprov Jabar mengoptimalkan kepentingan daerah.

Ia menambahkan evaluasi aset terutama menyasar pada kerja sama dengan Hotel Pullman sebagai upaya mengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Ia berharap dari upaya KDM sebagai langkah Pemprov Jabar terus memperbaiki pengelolaan aset secara profesional hingga transparan.

Ia menegaskan bahwa, evaluasi ini tidak sekadar berbicara tentang kerja sama. Ia menuturkan, upaya ini juga meliputi nilai sewa, kontribusi nyata terhadap daerah hingga legalitas perjanjian.

Kenapa KDM Soroti Hotel Pullman di Tengah Upaya Revitalisasi Gedung Sate-Lapangan Gasibu?

Sebelumnya, KDM memberikan klarifikasi mengenai penataan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu. Rencana revitalisasi ini telah mencuat sejak awal April 2026.

Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu membutuhkan alokasi anggaran Rp12 miliar. Hingga kini, pelaksanaan proyek tersebut sedang berjalan dan akan diselesaikan pada awal Agustus 2026.

KDM sempat menegaskan, proyek revitalisasi ini hanya menyasar apda area halaman yang digabungkan dalam satu ruang hijau. Ia memahami ada protes rencana penataan ini menyalahi tata kota.

Gubernur Jabar itu pun menyinggung keberadaan Hotel Pullman. Menurutnya, letak hotel mewah di sekitar kawasan Gasibu ini tidak sesuai dengan aturan.

Gedung bernilai heritage itu berdampak pada nilai keamanan. Ketinggian hotel mewah ini melebihi Gedung Sate sehingga membuat bangunan ikonik di Kota Bandung tidak sepenuhnya aman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tindakan Pansus TRAP Segel Marina KEK Kura-Kura Dinilai Rusak Citra Investasi Bali
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
E-Sports dan Hobi Pesepak Bola: Dari Lapangan Hijau ke Dunia Digital
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Lirik dan Terjemahan Lagu Hooligan - BTS, Energi Penuh Percaya Diri
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Ramalan Zodiak 26 April 2026: Aries Bisa Lebih Santai, Gemini Dapat Keberuntungan Finansial
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemerintah Diminta Tingkatkan Produksi Migas dan Ekosistem Industri Baterai Nikel
• 39 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.