Salah satu day care di wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta, digerebek polisi pada Jumat (24/4) lalu terkait dugaan penganiayaan hingga penelantaran. Terbaru, tempat penitipan anak dan bayi itu dilaporkan sejumlah orang tua ke Polresta Yogyakarta.
Salah satu orang tua, Khairunisa, mengatakan anaknya yang berusia 1,5 tahun mengalami kekerasan. Tangannya diikat dan dibedong, bahkan hanya dipakaikan pampers.
"Melapor sekaligus melihat kejadian kemarin, dan memang anak saya terlihat kondisi tangannya diikat di sini. Diikat dan dibedong. Pakainya cuma pampers juga. Dan ditiduri tanpa dikasih bantal ataupun kasur," kata Khairunisa di Polresta Yogyakarta, Sabtu (25/4).
Menurut Khairunisa, selama ini ia selalu membekali anaknya dengan makanan. Namun, setiap pulang ke rumah, anaknya kelaparan dan ketakutan. Ia menuding makanan tersebut dimakan oleh pengasuh di day care itu.
"Dan juga saya kasih dia snack, makanan, cemilan jajanan pasar. Pulang selalu bersih. Dan yang makan adalah miss-missnya. Karena setiap dia pulang dia selalu kelaparan, nangis, ketakutan," ujarnya.
Selain itu, lanjut Khairunisa, anaknya sejak masuk day care tersebut memiliki kebiasaan baru, yakni tidak mau tidur di kasur. Bahkan, anaknya mengalami batuk-batuk.
"Tadi malam dia tidur nggak mau di kasur, maunya di lantai tanpa ada bantal," lanjutnya.
"Itu belum sampai sebulan (di sana). Dan selama ini dia batuk itu baru sejak di day care ini. Nggak sembuh-sembuh," tandasnya.
Sebelumnya, polisi menggerebek sebuah day care di wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (24/4). Mereka menduga ada praktik penganiayaan hingga penelantaran di tempat penitipan bayi tersebut.





